Bupati JKA Resmikan Jembatan Rajang, Akses Vital Warga VII Koto Kembali Normal

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto, Jumat (24/4/2026). (Foto : Syafrial Suger/majalahfakta.id)

FAKTA — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur melalui peresmian Jembatan Rajang Kampuang Dama di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto, Jumat (24/4/2025).

Menariknya, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menuju lokasi dengan mengendarai sepeda motor sebagai bagian dari kampanye hemat energi. Ia membonceng Ketua TP PKK, didampingi Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, anggota DPRD Joe Aplinanda, camat, serta unsur terkait lainnya.

Jembatan Rajang Kampuang Dama sebelumnya mengalami kerusakan parah selama tiga hingga empat tahun terakhir dan dinilai tidak layak digunakan. Kondisi tersebut sempat menghambat aktivitas masyarakat karena jembatan ini merupakan akses utama penghubung antara Nagari Lareh Nan Panjang Selatan dan Nagari Balah Aie.

Kini, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 2 meter tersebut telah selesai dibangun kembali dan dapat dimanfaatkan secara aman oleh masyarakat.

Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini berawal dari aspirasi masyarakat yang ia terima saat kegiatan gowes “Putar Roda Jemput Aspirasi”.

“Dari kegiatan gowes tersebut, kami menerima laporan terkait kerusakan jembatan ini. Walaupun di tengah tekanan efisiensi anggaran, aspirasi masyarakat Kampuang Dama tetap menjadi prioritas. Alhamdulillah, hari ini jembatan ini bisa kita resmikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur guna menunjang kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga berharap jembatan tersebut dapat dirawat dengan baik agar memiliki usia pakai yang panjang.

“Ke depan, kita akan mengupayakan peningkatan statusnya menjadi jembatan permanen. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah demi mewujudkan visi Padang Pariaman yang unggul, berkelanjutan, religius, sejahtera, dan berbudaya.

Sementara itu, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan Zainal mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan aspirasi lama masyarakat yang telah diperjuangkan sejak 2018.

“Pada 2021 sempat dilakukan rehabilitasi, namun hanya sebatas penggantian lantai dan tidak bertahan lama. Bahkan pada 2025, akibat banjir, jembatan ini tidak bisa lagi dilalui,” jelasnya.

Ia mengapresiasi realisasi pembangunan jembatan dengan konstruksi yang lebih kuat dan bersifat semi permanen tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah mimpi warga kami yang akhirnya terwujud. Jembatan ini sangat penting sebagai penghubung antar nagari hingga ke pusat kecamatan, termasuk akses ke pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman. (ss)