Lamongan, majalahfakta.id – Komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di pedesaan kembali ditunjukkan melalui langkah nyata. Jajaran Kodim 0812/Lamongan bersama Tim Koordinasi Pemerintah Kabupaten Lamongan melaksanakan survei lapangan dalam rangka persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan Ke-132 Tahun 2026.
Kegiatan peninjauan awal ini dipusatkan di Desa Wonorejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (30/10/2026). Kehadiran tim gabungan yang melibatkan unsur TNI, pemerintah kecamatan, dinas terkait, serta perangkat desa ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat.
Penanggung jawab kegiatan sekaligus Kepala Bidang PMD Kabupaten Lamongan, Ibu Dyah Kartikasari, memimpin langsung rombongan tim survei yang turut didampingi oleh berbagai perwakilan instansi strategis, di antaranya dari Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA & BK), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK), serta Disbudporapar Kabupaten Lamongan.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Danramil 0812/08 Sambeng Kapten Inf Sofiul beserta anggota, Batih Bakti Kodim 0812/Lamongan Peltu Saiful, Sekcam Sambeng M. Huda beserta staf, Pj. Kades Wonorejo Saiful beserta perangkat, serta Kadis BPP Kecamatan Sambeng, Kawi.
Rangkaian kegiatan diawali di balai desa dengan paparan pengantar dari Ibu Dyah Kartikasari. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kerja sama lintas sektoral untuk mendongkrak kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.
“Pada pagi hari ini kita berkumpul dalam rangka persiapan TMMD di Desa Wonorejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Semoga dengan adanya TMMD ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian desa,” ujar Ibu Dyah Kartikasari di hadapan 35 orang yang hadir.
Setelah sesi dialog dan paparan daftar kegiatan fisik beserta alokasi anggarannya kepada masing-masing dinas terkait, rombongan melanjutkan agenda dengan sesi foto bersama dan peninjauan lapangan secara menyeluruh.
Danramil 0812/08 Sambeng, Kapten Inf Sofiul, melalui perwakilan Kodim 0812/Lamongan menegaskan bahwa survei ini memegang peranan krusial untuk memastikan seluruh sasaran pembangunan fisik maupun non-fisik nantinya tepat sasaran, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Desa Wonorejo.
“Melalui survei lokasi TMMD Imbangan ke-132 ini, kami dari Kodim 0812/Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten berupaya mengkaji, memverifikasi, serta memetakan potensi dan tantangan di lapangan secara cermat. Tujuannya jelas, yakni memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan efisien dan memberikan dampak kesejahteraan yang maksimal bagi warga Desa Wonorejo,” ungkap Kapten Inf Sofiul.
Adapun titik survei antara lain survei rencana pembangunan jalan rabat beton,pemeriksaan titik sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),survei peningkatan sarana olahraga (lapangan voli dan sepak bola),pengecekan lokasi strategis untuk penempatan pasukan Satgas TMMD, survei saluran irigasi bersama Dinas Pertanian dan SDA serta peninjauan kesiapan lapangan upacara pembukaan.
Berkat koordinasi yang matang antara Kodim 0812/Lamongan, Pemkab Lamongan, dan pemerintah desa, rangkaian kegiatan survei ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Langkah awal ini sekaligus menjadi pemantik semangat gotong royong demi menyukseskan program pengabdian TNI di wilayah Lamongan dengan mengusung semangat: “Lamongan Megilan Berhasil”. (Ari)






