Bupati Tegal Tilik Desa Pegirikan, Boyong Seluruh Kepala Dinas Jemput Aspirasi Warga

(Gambar atas) Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman saat menyampaikan pidatonya dalam acara tilik desa di Desa Pegirikan. (gambar bawah) Jazuli, Kades Pegirikan saat diwawancarai wartawan. (foto: Sus)

Tegal, beritafakta.id – Suasana penuh keakraban menyelimuti Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jumat (25/9/2026) malam. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Sekda Kabupaten Tegal Amir Mahmud, dan jajaran kepala OPD disambut meriah oleh warga.

Kedatangan rombongan Pemkab Tegal tersebut dalam rangka kegiatan rutin Tilik Desa, sebuah agenda jemput bola untuk mendengar dan menyelesaikan persoalan warga secara langsung di lapangan.

Kepala Desa Pegirikan, Jazuli, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi Tilik Desa bulan ini.

“Ini kehormatan bagi kami. Kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi bagi warga Pegirikan. Harapan kami, aspirasi warga bisa didengar langsung,” ujar Jazuli.

Ia pun memaparkan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari pemeliharaan jalan lingkungan, lampu penerangan jalan, hingga dukungan sarana untuk pelaku UMKM.

Kabar baiknya, semua aspirasi tersebut langsung mendapat jawaban. Jazuli menyebut Bupati akan merealisasikannya.

“Alhamdulillah semua aspirasi warga yang kami sampaikan sudah dijawab dan dijanjikan akan dipenuhi. Usulan terkait pemeliharaan jalan, pengadaan tenda untuk UMKM, motor Tossa dan lampu penerangan jalan akan dimasukkan dalam kegiatan tahun anggaran 2027,” kata Jazuli.

Bupati: Kami Datang Membawa Solusi, Bukan Janji

Dalam sambutannya, Bupati Ischak menegaskan bahwa Tilik Desa adalah wujud nyata kehadiran pemerintah yang tidak boleh terhalang oleh jarak dan dinding kantor.

“Tujuan kami satu, mendekatkan pemerintah dengan rakyat, menjemput aspirasi langsung dari rumah warga. Tidak boleh ada sekat, tidak boleh ada tembok pembatas antara Pemkab Tegal dan masyarakat,” tegas Ischak.

Untuk itu, ia memboyong hampir seluruh jajaran OPD secara lengkap, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, RSUD Susilo, RSUD Slawi, hingga Puskesmas Talang dan Kaladawa. Tujuannya agar setiap keluhan warga dapat ditampung dan dicarikan solusinya di tempat.

“Kami datang membawa solusi, bukan sekadar janji. Kerusakan jalan, lampu penerangan yang mati, hingga warga yang belum terjamah bantuan, silakan sampaikan sekarang juga,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah program andalan Pemkab Tegal: Pengobatan Gratis Rp34 Miliar, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp34 miliar dari APBD untuk menjamin 70.000 warga kurang mampu agar bisa berobat tanpa biaya di seluruh fasilitas kesehatan mitra; Program Sadesa (Satu Desa Satu Sarjana), memberikan kesempatan kuliah gratis hingga lulus di perguruan tinggi di Kabupaten Tegal bagi putra-putri desa berprestasi; Perbaikan Infrastruktur Prioritas, menjawab keluhan warga, perbaikan jalan penghubung Balamoa–Beduk–Gerobok–Pegirikan serta pemasangan lampu jalan di titik rawan telah masuk dalam anggaran 2027 senilai Rp5,75 miliar, dengan target mulai dikerjakan pada Maret-April 2027.

Selain itu, terkait data kesejahteraan sosial (desil), Bupati mengimbau warga yang merasa datanya belum tepat untuk segera melapor melalui operator desa, Dinas Sosial, atau aplikasi resmi agar dapat diverifikasi ulang.

Acara yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan penampilan kesenian khas Desa Pegirikan. Kehangatan warga yang antusias menyampaikan aspirasi berpadu dengan komitmen pemerintah yang hadir lengkap, menjadi potret nyata pembangunan Kabupaten Tegal yang berbasis kebutuhan warga, bukan sekadar rencana di atas meja. (sus)