Mystery Movie Drop Jadi Kejutan Baru di Europe on Screen 2026

Co-Director Europe on Screen Meninaputri Wismurti, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia Sharon Ann Lennon, Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay saat ditemui wartawan usai konferensi pers Europe on Screen 2026, Institur Francais d'Indonesie (IFI), Jakarta, Selasa (26/2026). (foto: dina/majalahfakta.id)

FAKTA – Europe on Screen 2026 menghadirkan program baru bertajuk Mystery Movie Drop yang akan memberikan pengalaman menonton berbeda bagi penikmat film di Indonesia. Program tersebut mengusung konsep pemutaran film kejutan tanpa pengumuman judul sebelumnya kepada penonton.

Co-Director Europe on Screen, Meninaputri Wismurti mengatakan program tersebut menjadi inovasi baru dalam festival tahun ini.

“Ini pertama kali kami adakan di Europe on Screen 2026. Sistemnya surprise, jadi penonton datang tanpa mengetahui film yang akan diputar,” katanya usai konferensi pers Europe on Screen 2026 di Institut Français d’Indonésie, Selasa (26/5/2026).

Program Mystery Movie Drop dijadwalkan berlangsung pada 29-31 Juli 2026 di Taman Ismail Marzuki. Penonton dapat memperoleh tiket secara gratis dengan sistem pengambilan satu jam sebelum pemutaran dimulai.

Selain pemutaran film, Europe on Screen 2026 juga menghadirkan program Road to EoS melalui lokakarya perfilman internasional bersama pakar film asal Italia, Alessandra Pastore. Program tersebut akan membahas strategi pitching proyek film hingga peluang mendapatkan pendanaan internasional.

“Peserta bisa belajar mengenai proyek film yang layak dipitching. Strategi mendapatkan pendanaan, hingga hal-hal yang perlu dihindari saat pitching,” ujar Meninaputri.

Festival ini juga menghadirkan sutradara asal Irlandia, Damian McCann, dengan film terbarunya berjudul Union.

Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Sharon Ann Lennon, mengatakan Damian memiliki pendekatan khas dalam perfilman modern.

“Damian membawa pendekatan modern dalam pembuatan film menggunakan bahasa nasional Irlandia. Hal itu menjadi sesuatu yang menarik karena tetap menghadirkan identitas budaya dalam cerita kontemporer,” ungkapnya.(Dina)