FAKTA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi melantik Supadmi Darma Putra sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Petang. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Giri Gosana, Kantor Camat Petang, Rabu (11/3/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas PMD Kabupaten Badung, Camat Petang AA. Ngr Darma Putra selaku Pembina TP PKK Kecamatan, unsur Tripika, mantan Ketua TP. PKK Kecamatan Petang AA. Yuni Sukaeling, pengurus WHDI, serta para Perbekel dan Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Petang.
Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam kepada AA. Yuni Sukaeling atas pengabdiannya selama ini. Ia juga mengucapkan selamat bertugas kepada Supadmi Darma Putra.
“Kami percaya Ketua TP PKK yang baru mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Tugas ke depan semakin berat, terutama setelah Rakernas X di Jakarta yang mengamanatkan kolaborasi lebih luas dengan berbagai dinas di Kabupaten Badung,” Rasniathi.
Ia menekankan isu strategis terkait penanganan sampah yang kini menjadi perhatian utama. Rasniathi mengajak TP. PKK dan masyarakat Petang untuk aktif mengolah sampah dan tidak membuang limbah ke sungai guna mencegah banjir.
“Penyebab banjir bukan hanya curah hujan tinggi, tapi juga kebiasaan membuang sampah ke sungai. Saat ini sedang digerakkan pembuatan Tebe Modern atau tong komposter untuk sampah organik yang dianggarkan melalui APBDes. Sementara sampah anorganik seperti botol plastik dapat disalurkan ke Bank Sampah,” tegasnya seraya mengingatkan seluruh kader untuk memahami dan mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK.
Sementara itu, Camat Petang AA. Ngr Darma Putra menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Badung. Ia menyatakan kesiapan Kecamatan Petang dalam mendukung program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).
“Kami di kecamatan sudah rutin turun ke lapangan setiap hari Jumat bersama Tripika dan perangkat desa untuk membersihkan sampah di wilayah masing-masing. Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama, baik ibu-ibu PKK maupun kaum bapak, demi menyukseskan program Kabupaten dan Provinsi,” pungkasnya. (bdg01)






