FAKTA – Penyaluran penerima Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada pihak yang mendapatkan SK Nominasi PIP harus diprioritaskan. Supaya penerima program tersebut biar segera mengurus segala persyaratannya Bank.
Demikian ditegaskan Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal Bagas Satya Indrayana. Hal itu disampaikan oleh Bagas usai secara simbolik menyerahkan SK Nominasi kepada sejumlah peserta didik yang menerima program PIP di kantor DPRD Kota Tegal, Senin (15/7/2025) siang.
“Mengingat dalam waktu dekat sudah harus membutuhkan biaya untuk membeli keperluan sekolah, maka kami prioritaskan kepada mereka yang sudah menerima SK Nominasi. Agar bisa segera mengurus persyaratan, yang ini kan dana belum siap sehingga harus urus persyaratannya dulu,” jelas Bagas.
Lebih jauh Bagas menjelaskan, SK Nominasi ini adalah bagi penerima PIP yang belum memiliki rekening, maka SK Nominasi itu diberikan untuk kemudian pengurusan pembuatan rekening dan proses pencairan. Karena ada nomor virtual account, nama bank dan nama penerimanya siapa.
“SK nominasi, dia tidak bisa langsung. Jadi dia harus dibuat dulu rekening, untuk bisa dicairkan,” jelas Bagas.
Sementara untuk penerima SK pemberian yang sudah siap anggarannya di bank untuk pembagiannya menunggu kehadiran anggota Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro dari Dapil Jateng IX Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).
“Rencananya saya bersama Agung dan dr Dewa, bersama-sama kita akan bagikan SK pemberian itu,” ujar Bagas.
Bagas mengatakan, untuk penerima SK pemberian ini uangnya sudah bisa masuk, karena mereka sudah punya rekening dan sudah ada virtual account nya dan sudah bisa langsung digunakan uang tersebut untuk bayar sekolah maupun kebutuhan lain-lain.
Bagas menambahkan, pada prinsipnya Partai Golkar akan selalu memberikan bantuan, aspirasi perihal beasiswa PIP ini.
“Saya bersama Pak Agung dan dr Dewa, akan selalu mengawal perihal pendidikan di wilayah Jateng XI, khususnya Kota Tegal, agar anak-anak bisa merasakan bersekolah,” ujarnya.
Diketahui, untuk tahun 2025, Fraksi Golkar mengajukan beasiswa PIP sekitar 1.200. Hanya saja, dari Kemendikti ini suratnya belum semua.
Jadi ada beberapa tahap. Untuk tahap kedua itu di bulan September dan tahap pertamanya di bulan Mei, untuk pencairan bulan Juli. Kemungkinan bulan September pencairannya kalau tidak bulan Oktober atau November, jadi ada dua tahap.
“Ke depan kita akan coba ajukan lagi, karena Agung Widyantoro memberikan kuota sekitar 3.000 untuk Kota Tegal. Jadi 3.000 ini di luar kemarin yang sudah diajukan,” jelasnya.
Untuk kuota calon penerima sebanyak 3.000 bakal disaring dan dievaluasi lagi untuk kelayakannya oleh Kemendikti.
“Kami Fraksi Partai Golkar hanya bisa mengajukan aspirasinya. Eksekusinya ada di Kemendikti. Nanti Kemendikti baru menyerahkan kembali ke kami, kenapa tidak disetujuinya karena apa, dianggap tidak layak karena apa, baru kita sampaikan kepada yang bersangkutan, kemudian untuk diminta melengkapi persyaratan-persyaratan supaya dianggap layak,” papar Bagas.
Pada kesempatan itu, salah satu orang tua penerima SK nominasi PIP, Darma mengaku bersyukur anaknya Irma Maesaroh yang mengenyam pendidikan di SMK Muhammadiyah 2 Kota Tegal bisa menerima SK nominasi.
Pemberian nominasi SK PIP itu dianggap membantu meringankan beban membayar SPP sekolah. Pria yang berprofesi sebagai petani itu juga mengucapkan terima kasih kepada Fraksi Partai Golkar yang telah memperjuangkan aspirasi untuk para siswa.
Warga Pemaron Dukuh RT 03/ RW 08, Kecamatan Brebes ini biasa menggarap sawah dengan sistem sewa dan ditanami padi maupun bawang. Namun, harga bawang saat ini sedang jatuh, sehingga adanya bantuan PIP dirasa sangat membantu sekali.
Irma Maesaroh, siswa kelas XII jurusan Broadcasting mengatakan hal yang sama. Dia bersyukur bisa mendapat PIP, karena baru kali ini sejak sekolah jenjang SMP belum pernah dapat.
Irma berharap dengan PIP ini banyak siswa yang terbantu, yang mana dengan diberikannya beasiswa dari program bapak Agung, menjadikan siswa-siswi dalam belajar dan menuntut ilmu.
“Semoga untuk siswa-siswi bisa menggapai apa yang mereka inginkan,” pungkasnya. (sus)






