Wabup Lahat Widia Ningsih Turun ke Jalan, Kapan Dinsos Perhatian Terhadap Nasib Pengayuh Becak

Wabup Lahat Widia Ningsih memberikan bantuan kepada tukang becak didampingi ketua ormas GCL Mahendra. (Foto: Ist/majalahfakta.id)

FAKTA – Di tengah teriakan keluhan kenaikan harga dan sepi orderan, para tukang becak dan ojek online di Lahat akhirnya mendapat perhatian. Bukan dari dinas terkait, melainkan dari Gerakan Cintai Lahat (GCL) dan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih.

Minggu (9/8/2026) pagi, Wabup Widia terlihat turun langsung ke jalan. Ia ikut senam, sarapan lesehan, dan membagikan ayam potong kepada para tukang becak di depan Paduka Refleksi.

Aksi ini menjadi tamparan sekaligus harapan. Di saat banyak program pemerintah belum menyentuh “pejuang jalanan”, justru inisiatif komunitas dan pejabat nomor dua yang hadir lebih dulu.

Ketua Umum GCL, ” Mahendra, yang baru ditunjuk sebagai Pembina Tukang Becak Lahat, tak menampik masih banyak PR.

“Untuk bapak-bapak tukang becak, kalau ada yang belum punya BPJS segera lapor ke kami. Nanti akan kita buatkan,”* kata Mahendra.

Pernyataan itu sekaligus menunjukkan masih banyak tukang becak yang belum tercover jaminan kesehatan negara.

Mahendra juga menegaskan peran GCL.
“Saya dan GCL merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Lahat. Semua keluhan bapak-bapak akan kami sampaikan langsung kepada Pak Bursah dan Ibu Widia,”* ujarnya.

Kehadiran Wabup Widia diapresiasi peserta. Namun pertanyaan besar tetap muncul, kapan giliran dinas terkait yang secara tupoksi membina dan menyejahterakan tukang becak turun ke lapangan seperti ini.

Wabup Lahat Widia Ningsih dalam sambutannya berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan. “Ia juga berjanji akan menyampaikan aspirasi para tukang becak ke Bupati,” tutupnya. (Bambang MD)