Daerah  

Optimalisasi Pengolahan Sagu, Kepala Desa Busung Indah, Simeulue, Dorong Pemanfaatan Hasil Alam Lokal

Kades Busung Indah, Sumadi. (foto: Uris/majalahfakta.id)

FAKTA – Demi mendayagunakan potensi sumber daya alam yang ada di wilayahnya, Kepala Desa Busung Indah, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue, Sumadi, memanfaatkan sejumlah pohon sagu untuk kemudian diolah menjadi tepung sagu. Bahan pangan alami ini selanjutnya dijadikan bahan baku pembuatan berbagai jenis hidangan khas.

Salah satu olahan yang paling dikenal dan digemari masyarakat adalah gonseng, yang dibuat dengan mencampurkan tepung sagu bersama parutan kelapa segar. Selain itu, tepung sagu ini juga dapat diolah menjadi lempeng atau yang kerap disebut tabbaha, serta beragam masakan tradisional lain yang telah menjadi bagian dari kebiasaan kuliner warga desa.

Selain untuk dikonsumsi bersama, hasil olahan tepung sagu ini juga disediakan bagi siapa saja yang berminat membelinya. Langkah ini sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan, serta menjadi sarana memperkenalkan produk unggulan desa kepada masyarakat luas. Upaya ini dinilai sangat tepat dan strategis, terlebih di tengah kondisi harga beras yang cukup tinggi dan keadaan ekonomi yang sedang dirasakan berat oleh banyak pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Sumadi juga menyampaikan himbauan kepada seluruh warga agar senantiasa merawat dan menjaga pohon serta batang sagu yang tumbuh di lingkungan desa dengan sebaik-baiknya. Hal ini penting dilakukan agar ketersediaan tanaman sagu tetap terjaga, sehingga dapat terus dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Melalui kegiatan dan seruan ini, diharapkan manfaat tanaman sagu dapat digunakan secara maksimal, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam dan melestarikan warisan kuliner yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. (Uris)