Daerah  

Ketua TP PKK Bondowoso Lantik 14 Pengurus Kecamatan, Bupati Minta Fokus Stunting dan Pangan

Penandatanganan 14 pengurus Kecamatan Kabupaten Bondowoso. (Foto : Gafur/majalahfakta.id)

FAKTA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso, Khodijatul Qodriyah Hamid, secara resmi melantik Ketua TP PKK Kecamatan se-kabupaten. Pelantikan ini diikuti oleh 14 kecamatan, meliputi Tamanan, Cerme, Maesan, Wringin, Sukosari, Jambesari Darus Sholah, Pakem, Kota Bondowoso, Wonosari, Prajekan, Klabang, dan Grujugan, Kamis (16/4/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ac, hadir memberikan sambutan dan arahan. Kehadiran beliau secara pribadi sangat diapresiasi sebagai bentuk dukungan penuh terhadap gerakan pembangunan keluarga di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar seremonial atau pelengkap struktural, melainkan sebuah amanah besar untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga di tingkat wilayah.

Bupati menjelaskan, PKK merupakan ujung tombak pemerintah daerah yang bergerak melalui Dasawisma. Oleh karena itu, peran ibu-ibu sangat krusial dan menyentuh langsung ke akar kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ada dua hal utama yang menjadi perhatian nasional saat ini dan harus digenjot secara maksimal, yaitu percepatan penurunan angka stunting serta penguatan ketahanan pangan dan energi.

“Saya menitipkan pesan khusus agar ibu-ibu aktif mengawal program di Posyandu dan memberikan edukasi kesehatan bagi ibu hamil. Kita pastikan bahwa anak-anak Bondowoso tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan kompetitif,” ujar Bupati.

Di bidang ketahanan pangan, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Pemerintah telah mencanangkan penanaman tanaman pangan di lingkungan rumah tangga sebagai upaya nyata mendukung program swasembada pangan nasional.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran ibu-ibu sebagai filter informasi di tengah keluarga. Di era digital, literasi digital sangat penting untuk mencegah hoaks dan melindungi anak dari dampak negatif media sosial.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten, Khodijatul Qodriyah Hamid, menyatakan bahwa PKK adalah gerakan nasional yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Gerakan ini berfungsi sebagai wahana pembinaan keluarga untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera, berbudaya, dan Islami.

“Kita berpegang teguh pada 10 Program Pokok PKK yang mencakup pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi rumah tangga. Harapannya, keluarga di Bondowoso mampu mengelola potensi secara mandiri dan produktif demi terciptanya masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkarakter,” pungkasnya. (Gafur)