FAKTA – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Raka Buming Raka terkait swasembada pangan, Kapolda Sulteng bersama Kasrem 132/Tadulako dan Kepala Kejaksaan Tinggi Perum Bulog Kanwil Sulteng turut serta dalam kegiatan Panen Jagung Serentak tahap I yang digelar di Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (26/2/2025)
Sebelumnya, acara panen raya diawali melalui zoom meeting yang dipimpin oleh Irjen Pol. Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dari Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Hadir dalam pelaksanaan kegiatan di Labuan Toposo tersebut antara lain unsur Forkopimda Sulteng, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulteng, Kepala Bulog Sulteng, Inspektorat dan pejabat utama Polda Sulteng.
Kapolda Sulteng dalam keterangannya menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan hasil dari program tanam bersama yang telah dilaksanakan pada tanggal 20 November 2024.
“Hari ini kita menuai hasilnya, panen raya jagung serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Sulteng yang menyumbang panen raya jagung di lahan seluas 170,7 hektare,” ungkapnya.
Kapolda memperkirakan hasil panen raya tahap pertama ini akan optimal, diharapkan hasilnya dapat membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat. Apabila produksi jagung melebihi kebutuhan konsumsi dalam negeri, maka Polri akan memfasilitasi penjualan ke perusahaan atau Bulog dengan harga yang ditetapkan pemerintah.
Kapolda juga berharap kegiatan ini semakin memacu semangat masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Dengan adanya panen raya serentak ini, Polda Sulteng menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi mendukung program pemerintah di bidang pangan, khususnya produksi jagung sebagai wujud Asta Cita,” pungkasnya.
Sementara itu, Dandrem 132 Tadulako yang diwakili Kasrem 132/Tdl, Kolonel Inf. Antonius Totok Chrishardjoko menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional yang harus dijaga bersama.
“TNI tidak hanya berperan dalam menjaga ketahanan nasional, tetapi juga mendukung kesejahteraan rakyat, salah satunya melalui sektor pertanian. Dengan adanya Panen Raya ini, kami berharap produksi jagung dapat terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutur Kasrem.
Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Dr. Bambang Hariyanto menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pangan yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Tengah.
Terpisah, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulteng, Heriswan, di ruang kerjanya, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung serentak ini merupakan wujud nyata kemajuan swasembada pangan nasional yang ke depannya dapat menjadi solusi untuk memperkuat sistem ketahanan pangan nasional, sekaligus juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami juga telah melaksanakan Panen Raya Jagung di Donggala, mudah-mudahan ke depannya hasilnya juga dapat kami serap,” tuturnya. (*mt)






