DKP3 Tabalong Usulkan Penambahan Tenaga Teknis di BBI, Dorong Peningkatan Produksi Benih Ikan

FAKTA – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Tabalong mengusulkan penambahan empat orang tenaga teknis ke BKPSDM untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Balai Benih Ikan Kambitin dan Nalui. Usulan ini diajukan guna mengoptimalkan produksi benih ikan serta memperkuat kontribusi sektor perikanan terhadap pendapatan asli daerah.

Usulan penambahan empat tenaga teknis di BBI telah disampaikan DKP3 Tabalong ke BKPSDM Tabalong untuk pengadaan tahun ini. Keempat tenaga teknis ini meliputi dua tenaga operator dan dua analis perikanan atau perbenihan.

Kepala DKP3 Tabalong, Fahrul Razi, menjelaskan usulan penambahan tersebut berdasarkan pendataan peta jabatan untuk memaksimalkan kinerja BBI, baik di Kambitin maupun Nalui. Dengan penambahan empat tenaga teknis ini, DKP3 Tabalong menargetkan peningkatan produksi benih ikan sehingga dapat mendongkrak kontribusi sektor perikanan terhadap pendapatan asli daerah.

“Kemarin kita sudah lakukan pendataan peta jabatan dan kami usulkan ke BKPSDM berkaitan dengan operator itu dan juga analis untuk pembenihannya. Jadi usulan kita itu operatornya ada dua dan analis terkait perikanan atau perbenihan itu ada dua, jadi ada empat,” ujar Fahrul Razi, Kepala DKP3 Tabalong.

BBI Kambitin dan Nalui Jaro saat ini ditopang enam petugas teknis. Kepala UPTD PBAT Kambitin, Agustian Rijani, mengatakan jumlah tersebut masih jauh di bawah kebutuhan ideal yang seharusnya mencapai delapan hingga sepuluh orang untuk mengelola lahan perbenihan seluas lima hektare di dua lokasi sekaligus.

Kondisi tersebut diakui berdampak pada pelaksanaan teknis di lapangan. Meski demikian, kegiatan pembenihan tetap berjalan mencakup berbagai komoditas, mulai dari patin, papuyu, nila, mas, gurame, haruan hingga mas koi.

“Untuk dari kami terus terang kami memang terus mengupayakan walaupun keterbatasan petugas teknis yang ada di lapangan, tetapi ini harus kita laksanakan karena ini adalah suatu kebanggaan bagi kami bahwa dunia perikanan harus selalu hadir untuk menghasilkan benih, karena itu akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas,” ujar Agustian Rijani, Kepala UPTD PBAT Kambitin.

Dengan adanya tambahan tenaga teknis, diharapkan kinerja Balai Benih Ikan di Tabalong semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan benih bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah. (tbl/eya)