FAKTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk Belanja Jasa Pengolahan Sampah anggaran Rp3.480.590.000,00 ,No Kode : 5.1.02.02.01.0051 dann Tahun Anggaran 2026 Belanja Jasa Pengolahan Sampah anggaran Rp1.194.240.000,00 Kode :5.1.02.02.001.00051,
Ketua umum DPN LIDIKKRIMSUS RI Ozzie Gumanti menyoroti pengadaan Pengelolaan sampah yang sungguh fantastis untuk tahun 2025 senilai Rp 3,480,590,000,00, ditambah tahun 2026 Rp1,194.240.000, 00.
Ossie mengungkapkan angkutan mobil sampah belum efektif masih kurang untuk mengangkut sampah ke TPH sementara anggaran belanja pengelolaan sampah dan Limbah B3 yang dimaksud tidak relevan ada bantuan dari pihak perusahaan melalui CSR, seperti mobil sampah bantuan PT.Bukit Asam, dari pihak perusahaan lain, limbah B3 dimana daur ulang nya.
Kami minta pihak APH untuk dapat mengaudit Belanja pengelolaan sampah yang sangat fantastis ini duit rakyat, ” kok pengadaan Pengelolaan sampah masih menjadi kendala dan persoalan klasik bau busuk, ujar ” Ossie kepada FAKTA Selasa (19/5/2026)
Ossie menambahkan bila perlu plt Kadis DLH Kabupaten Lahat diganti serta kabidnya ini apabila tidak bisa menanggulangi masalah sampah angggaran nya begitu besar sampah menjadi persoalan terus dimata Masyarakat,
Senada juga dikatakan salah satu warga jalan baru Yudi ” sampah masih berserakan dipinggir jalan baru dan bau busuk menyengat terlihat sampah buah buahan dibuang orang ini merusak pemandangan tumpukan sampah semakin parah di jalan baru, sementara anggaran dari sumber dana APBD Lahat Tahun 2025 dan 2026 mencapai Rp 5 Milyar, mana ” menata kota membangun desa” sampah semakin parah berserakan dipinggir jalan besar dilintasi mobil pribadi maupun kendaraan umum,
Tambah Yudi ” Apalagi Kabid Pengelola Sampah dan Limbah B3 DLH Lahat Faisal Amin.Spd.I.MM ini lulusan Sarjana Pendidikan Islam, tidak sesuai dengan tupoksi mereka memang tahu tentang lingkungan hidup ” ujarnya
Terpisah Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Faisal Amin saat dikonfirmasi wartawan terkait anggaran belanja jasa Pengelolaan sampah tahun 2026 senilai Rp 1 milyar lebih minta klarifikasi dan hak jawab untuk apa saja pak? terima kasih
Tolong hak jawabnya
Hingga berita ini dipublish belum memberikan hak jawabnya. (Bambang MD)






