FAKTA – Realisasi pendapatan daerah Tabalong di awal tahun 2026 menunjukkan hasil positif. Hingga triwulan pertama, realisasi telah mencapai 26 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 15 persen.
Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Tabalong, realisasi pendapatan daerah pada triwulan pertama tahun 2026 telah mencapai 26 persen, atau dari target 1,9 triliun telah terealisasi sebesar 511 miliar.
Kepala Bapenda Tabalong, Nanang Mulkani, menyebut realisasi pendapatan daerah pada triwulan pertama ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 15 persen. Ia pun optimis hingga akhir tahun 2026 pendapatan daerah dapat terealisasi lebih dari 100 persen.
“Ini on the track ya, karena target kami di TW 1 ini hanya 15 persen, tapi aktual sekarang kita sudah 26 persen. Kita menetapkan target pendapatan itu berbeda-beda setiap triwulannya, triwulan 1 sebesar 15 persen, triwulan 2 sebesar 25 persen, kemudian triwulan 3 sebesar 35 persen dan triwulan 4 sebesar 25 persen, jadi total 100 persen. Kalau target kita 15 persen, sekarang 26 persen, artinya kami sudah melampaui target triwulan pertama dari total pendapatan. Jadi kinerja pendapatan ini on the track, bahkan kita melebihi dari target yang ditetapkan,” ujar Nanang Mulkani, Kepala Bapenda Tabalong.
Nanang menambahkan, dari komponen pendapatan pajak daerah yang bersumber dari pendapatan asli daerah, realisasi pajak sarang burung walet tidak menunjukkan pergerakan. Pasalnya, hingga saat ini realisasinya masih nol persen. (tbl/eya)






