FAKTA – Pemerintah Kabupaten Ngawi, Melalui Dinas Lingkungan Hidup,lakukan pembinaan program komunitas untuk iklim (proklim) di beberapa desa, antara lain desa Jogorogo, Desa Macanan, Desa Talang,Desa
Grendeng dan Desa Munggut, 9/3/2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabuputen Ngawi, Dodi Aprilaseti,sangat peduli lingkungan hidup terhadap masyarakat serta upaya mengendalian Iklim di tingkat lokal. Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Ngawi Tahun 2026, mengadakan pembinaan dan pendampingan program komonitas untuk Proklim. Di beberapa desa yang sudah dilaksanakan dengan baik dan sukses tahun 2026.
Pembinaan dan pendampingan ini dilaksanakan oleh bidang pengendaliaan pencemaran dan kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Ngawi, sebagai bentuk daerah mendorong akfif dalam menjaga dan mengelola lingkungsn secara berkelanjutan. Melalui program Proklim, masyarakat di dorong untuk melakukan aksi yang nyata dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus kontribusi dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, tim dari Bidang PPKL memberikan pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat mengenai tiga komponen utama dalam pelaksanaan Proklim, yang meliputi adaptasi perubahan iklim, program mitigasi perubahan iklim, serta penguatan kelembagaan masyarakat.
Upaya adaptasi meliputi berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, seperti pengelolaan sumber daya air, ketahanan pangan, serta pengendalian bencana terkait iklim. Sementara itu, upaya mitigasi diarahkan pada kegiatan yang dapat menurunkan emisi gas rumah kaca, misalnya melalui pengelolaan sampah, penghijauan, dan pemanfaatan energi ramah lingkungan.
Kelembagaan menjadi bagian hal yang terpenting dari pembinaan proklim, Dinas Lingkungan hidup kabupaten Ngawi, menjembatani masyarakat ikut aktif dalam berkelompok, mengadakan kegiatan lingkungan hidup yang berkelanjutan, dengan konsisten proklim kita wujutkan, sehingga bisa bermanfaat bagi semua masyarakat, tambahnya. (Zamhari)






