FAKTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025 pada Kamis, 2 Oktober 2025, di Kantor KPU Kota Batu. Acara ini menjadi momen penting untuk memvalidasi data pemilih jelang berbagai kegiatan demokrasi di wilayah tersebut.
Pelaksanaan rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, didampingi seluruh anggota komisi. Kehadiran pimpinan ini menegaskan komitmen KPU dalam menjaga transparansi proses rekapitulasi, sesuai dengan mandat undang-undang pemilu.
Peserta rapat meliputi perwakilan partai politik se-Kota Batu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polres Batu, Kodim 0818, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang-Batu, serta camat dari seluruh kecamatan di Kota Batu. Keikutsertaan beragam stakeholder ini memastikan pengawasan yang komprehensif.
Dalam sambutan pembuka, Heru Joko Purwanto menekankan bahwa KPU memiliki kewajiban konstitusional untuk melakukan pemutakhiran daftar pemilih secara berkelanjutan. Proses ini dilakukan secara rutin untuk menjaga akurasi data, yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan pemilu yang adil dan demokratis.
Rekapitulasi PDPB Triwulan III ini bertujuan utama untuk mewujudkan data pemilih yang semakin valid dan berkualitas. Melalui pemutakhiran berkala, KPU dapat mendeteksi dan memperbaiki kesalahan data, seperti duplikasi nama atau perubahan status kependudukan, sehingga menghindari potensi sengketa di masa depan.
Hasil pleno menetapkan jumlah total pemilih tetap di Kota Batu sebanyak 170.636 orang. Angka ini mencerminkan peningkatan kualitas data dari triwulan sebelumnya, di mana KPU berhasil memverifikasi dan membersihkan daftar berdasarkan masukan dari masyarakat dan lembaga terkait.
Proses rekapitulasi dilakukan setiap tiga bulan atau triwulan, sebagai bagian dari mekanisme Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Pendekatan ini memungkinkan KPU merespons dinamika sosial, seperti perpindahan penduduk atau perubahan usia, secara cepat dan efektif.
Acara pleno ini juga menjadi wadah diskusi antarpeserta untuk menyampaikan masukan terkait data pemilih. Beberapa perwakilan partai politik menyampaikan apresiasi atas transparansi KPU, meskipun ada saran untuk mempercepat integrasi data dengan sistem kependudukan nasional guna meningkatkan efisiensi.
Dengan penetapan 170.636 pemilih ini, KPU Kota Batu siap mendukung tahapan pemilu mendatang dengan data yang lebih akurat. Heru Joko Purwanto menutup rapat dengan harapan agar seluruh elemen masyarakat turut di Kota Batu. (Fer)






