Ngawi, majalahfakta.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Ngawi melaksanakan Sosialisasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 di Kecamatan Mantingan, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan lintas sektor.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan peran TPK dalam memberikan pendampingan kepada keluarga di tingkat kecamatan. Penguatan peran TPK diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pendampingan keluarga secara lebih terarah, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Sosialisasi menghadirkan Kepala DP3AKB Kabupaten Ngawi, dr. Nugrahaningrum, sebagai narasumber. “Penguatan peran TPK dalam mendampingi keluarga itu penting, termasuk pendampingan selama masa kehamilan, pemberian layanan konseling, pemantauan keluarga, serta penghubungan keluarga dengan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata dr. Nugrahaningrum.
Materi juga menekankan penguatan pelayanan dan promosi, antara lain melalui peningkatan akses pelayanan KB, konseling sejak masa kehamilan, pelayanan KB di berbagai momentum, peningkatan penggunaan kontrasepsi yang efektif dan berkelanjutan, pemantauan secara berkala, serta pendokumentasian seluruh kegiatan dan capaian program.
Dalam pelaksanaannya, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pendampingan keluarga. Keterlibatan berbagai unsur di tingkat kecamatan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam memberikan informasi, pendampingan, dan akses pelayanan yang dibutuhkan oleh keluarga.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kelembagaan TPK di tingkat kecamatan semakin kuat dan mampu menjalankan tugas pendampingan secara optimal. Penguatan koordinasi dan kapasitas kader diharapkan turut mendukung pelaksanaan program pembangunan keluarga serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Ngawi. (Zamhari)






