Sampah Kota Pariaman Capai 50 Ton Sehari, Wali Kota Yota Balad Tambah 3 Armada Angkut

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan tiga armada baru tersebut di halaman Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Rabu, 23 September 2026. (Foto : ss)

Dua dump truck dan satu arm roll sampah disiapkan untuk mempercepat pengangkutan. Sebelumnya Pemko Pariaman telah menambah tujuh armada kebersihan baru.

Pariaman, majalahfakta.id — Timbunan sampah di Kota Pariaman mencapai sekitar 45 hingga 50 ton setiap hari. Pemerintah Kota Pariaman menambah tiga kendaraan operasional kebersihan untuk memperkuat kemampuan pengangkutan sampah sekaligus mempercepat pelayanan di lapangan.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan tiga armada baru tersebut di halaman Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Rabu, 23 September 2026. Armada itu terdiri atas dua dump truck dan satu truk karoseri arm roll sampah.

“Hari ini kita serahkan armada dump truck baru beserta karoserinya agar petugas di lapangan dapat langsung tancap gas bekerja. Fasilitas yang baik harus berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan,” kata Yota.

Menurut dia, penambahan armada merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pariaman memperkuat penanganan sampah. Besarnya produksi sampah harian membutuhkan dukungan sarana operasional agar pengangkutan dari berbagai titik dapat dilakukan lebih cepat.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pariaman untuk mengatasi sampah yang ada di Kota Pariaman,” ujarnya.

Yota berharap tambahan tiga kendaraan tersebut dapat meningkatkan kecepatan sekaligus efisiensi pengangkutan sampah.

“Alhamdulillah kita sudah ada tambahan operasional tiga mobil. Mudah-mudahan melalui armada baru ini, penanganan kebersihan lebih cepat dan efisien,” katanya.

Setelah penyerahan, Yota tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Pariaman Muhammad Arif Gunawan melakukan pemeriksaan terhadap armada yang baru diserahkan.

Yota mengecek sejumlah aspek teknis, termasuk kekuatan hidrolik pada bak karoseri serta kondisi mesin dump truck.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan petugas kebersihan tersebut memenuhi aspek keamanan dan spesifikasi teknis sebelum beroperasi di lapangan.

Langkah tersebut menjadi penting karena armada pengangkut sampah akan digunakan dalam aktivitas operasional dengan beban kerja tinggi. Kendaraan tidak hanya dituntut mampu mengangkut sampah dalam jumlah besar, tetapi juga harus berfungsi secara aman dan optimal.

Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman Muhammad Arif Gunawan mengatakan tiga kendaraan yang diserahkan terdiri atas dua dump truck dan satu truk karoseri arm roll sampah.

Menurut dia, tambahan kendaraan tersebut akan memperkuat armada yang selama ini digunakan untuk melayani pengangkutan sampah di wilayah Kota Pariaman.

“Dengan kehadiran armada baru ini, semoga semakin memperkuat armada angkut kita dalam menangani sampah yang ada di Kota Pariaman,” ujar Arif.

Penambahan armada menjadi salah satu langkah pemerintah kota dalam menghadapi volume sampah harian yang mencapai puluhan ton.

Penambahan tiga kendaraan pada September bukan menjadi langkah pertama Pemko Pariaman pada 2026.

Sebelumnya, pemerintah kota telah menyerahkan tujuh unit armada kebersihan baru pada 20 Juli 2026. Armada tersebut juga ditujukan untuk mempercepat penanganan dan pengangkutan sampah di Kota Pariaman.

Jika penambahan armada pada Juli dan September dihitung secara keseluruhan, Pemko Pariaman telah menyerahkan 10 unit armada kebersihan baru dalam dua tahap pada 2026, berdasarkan keterangan pemerintah kota.

Namun, penambahan kendaraan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan pengelolaan sampah. Dengan produksi sampah yang mencapai 45–50 ton per hari, efektivitas pengangkutan juga bergantung pada pengaturan rute, frekuensi pengangkutan, kondisi armada, ketersediaan fasilitas pengolahan, serta kedisiplinan masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.

Pemerintah Kota Pariaman kini menempatkan tambahan armada tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kebersihan. Armada baru diharapkan tidak sekadar menambah jumlah kendaraan, tetapi mampu mempercepat siklus pengangkutan sehingga sampah tidak terlalu lama menumpuk di titik pelayanan.

Dengan tiga kendaraan baru yang mulai disiapkan untuk operasional, tantangan berikutnya adalah memastikan armada bekerja optimal menghadapi volume sampah Kota Pariaman yang setiap hari mencapai puluhan ton. (SS)