Rekrutmen CPNS 2016, Prioritas Guru Terluar, Terdepan dan Tertinggal

531 views


Hj Khusnul Khotimah SPdI MPdI dan Sugito
Hj Khusnul Khotimah SPdI MPdI dan Sugito

ANGGOTA Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hj Khusnul Khotimah SPdI MPdI, mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi bahwa pemerintah pusat akan menggelar rekrutmen CPNS pada 2016 di sejumlah daerah. Khusus di Surabaya akan dilakukan pada 29 Agustus hingga 12 September 2016.
Formasi tenaga pendidik, urai Khusnul, diprioritaskan untuk guru 3T (terluar, terdepan, tertinggal) yang jumlahnya sekitar 3.000-an. “Kami berharap proses rekrutmen CPNS nanti bisa berjalan lancar di Surabaya, sehingga kebutuhan guru dapat terpenuhi dengan baik,” harap Khusnul.
Harapannya, guru-guru yang lulus tes CPNS nanti adalah guru-guru pilihan yang terbaik yang memiliki kompetensi, skill, kreatif serta inovatif. Sehingga mereka nantinya bakal mampu memberikan sumbangsih dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kota Pahlawan.
Sugito, Anggota Komisi D lainnya, berharap pemkot memperhatikan guru tidak tetap (GTT) yang sudah bertahun-tahun mengabdi di sejumlah sekolah di Surabaya. Jika pemkot akan melakukan perekrutan CPNS guru, dia minta GTT lebih diprioritaskan.
Menurut Sugito, jumlah GTT di Kota Surabaya sangat banyak. Mereka inilah yang seharusnya lebih diberdayakan karena sudah mempunyai pengalaman dalam proses belajar mengajar.
“Untuk menjadi seorang guru itu tidak hanya bermodalkan kemampuan edukasi semata. Tapi pengalaman dan penguasaan murid di kelas juga diperlukan,” ujarnya.
Oleh karena itu, tambah Sugito, dalam proses rekrutmen CPNS guru, selain pertimbangan kemampuan edukasi, juga harus memakai tiga metode. Yakni, menyeleksi GTT, membuka pendaftaran umum (fresh graduate), dan ketiga mix antara keduanya yang masing-masing persentasenya sama dari jumlah total kebutuhan guru.
Kalangan DPRD Kota Surabaya minta pemkot serius memperhatikan tenaga pengajar yang dipastikan jumlahnya berkurang tahun ini. Mereka mendesak pemkot melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) guru.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Junaedi, menyatakan, rekrutmen CPNS guru sudah mendesak menyusul banyaknya guru yang pensiun pada 2016. Langkah ini perlu diperhatikan agar proses belajar mengajar bisa tetap berjalan lancar.
“Kami berharap ini menjadi perhatian serius dari pemerintah kota, dan pemerintah pusat. Jangan sampai persoalan kekurangan guru ini berlarut-larut sehingga mengganggu dunia pendidikan,” kata Junaedi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan, mengatakan, tahun 2016 ini ada sekitar 137 guru yang akan pensiun. Sedangkan di tahun 2017 nanti ada sekitar 285 orang guru yang akan pensiun. “Sekarang ini kalau kami diberikan wewenang untuk merekrut guru, yang paling dibutuhkan adalah guru agama dan olahraga,” katanya. (F.809) www.majalahfaktaonline.blogspot.com / www.majalahfaktanew.blogspot.com