FAKTA – Untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi serta penguatan kompetensi siswa, SMKN yang berada di Jl. Thamrin Madiun Kota ini akan menyelenggarakan Pembelajaran Berbasis Industri (PBI) di sejumlah lokasi.
Dalam paparannya, Kepala Sekolah Septa Krisdiyanto, M.Pd, menerangkan bahwa kegiatan PBI tersebut selain bertujuan untuk meningkatkan mutu dan penguatan kompetensi siswa, juga mencari cara untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan zaman.
SMK Negeri 1 Madiun ini berfokus pada bidang teknologi dan rekayasa yang memiliki konsentrasi keahlian, meliputi Teknik Konstruksi dan Perumahan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Geomatika, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Kendaraan Ringan, dan Teknik Pemesinan.
Lebih lanjut, kegiatan PBI penting bagi siswa, bahwa siswa kelas 11 tahun ini, maka tahun depan agar bisa menentukan jenjang selanjutnya (kuliah atau bekerja).
“Perhatian orang tua / wali murid untuk selalu memberi pengawasan, mengingat pengaruh perkembangan gadget, pergaulan bisa mempengaruhi mental siswa. Perhatian dan pengawasan orang tua sangat penting,” ungkap Septa di hadapan wali murid yang hadir di Aula, Kamis (21/5/2026).
Karakter Religius yang dibesut dalam ‘5S’ (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) yang diterapkan sekolah menjadikan pondasi karakter siswa.
Selain itu dukungan sekolah terhadap bakat dan minat peserta didik diharapkan mampu menjadikan siswa sebagai Mastering Skiiling, yakni ahli di bidangnya.
“Untuk peluang pekerjaan, pihak sekolah tiap tahun membuka rekruitmen untuk lowongan kerja melalui job fair yang telah bekerja sama dengan perusahaan,” imbuh Kepala Sekolah SMKN 1 Madiun.
Sementara itu, potensi kepercayaan Perguruan Tinggi untuk SMKN 1 masih sangat tinggi, karena mampu loloskan masuk Perguruan Tinggi melalui jalur prestasi tanpa tes terbanyak (32 tahun 2025) se wilayah Madiun – Ngawi.
Di tempat yang sama, Ihsanudin Haryoko, Waka Humas SMKN 1 Madiun, lulusan SMKN 1 tercatat ada 99 persen sudah bekerja (di industri dan wiraswasta).
“Melalui Job Fair yang diselenggarakan pihak sekolah bekerja sama dengan perusahaan dalam maupun luar dengan harapan siswa bisa bergabung, siswa tidak melewatkan kesempatan itu,” ungkapnya. (Rif)






