Semua  

‎Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Tabulahan Mamasa, FGMM Kecam Keras Pemprov Sulbar

‎Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM) Sulawesi Barat Fergiawan Rai Zacky. (Foto : Ammank-007)

Sulbar, majalahfakta.id – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memicu reaksi keras setelah belasan siswa SMP Negeri 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tumbang dan dilarikan ke Puskesmas Tabulahan dan bahkan salah satu kondisi siswa memburuk hingga dlarikan ke Rumah Sakit Mamuju Kota pada Senin (28/9/2026). Insiden ini memicu amarah dari berbagai kelompok aktivis dan organisasi mahasiswa di Sulawesi Barat salah satunya Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM) Sulawesi Barat.
‎
‎Hal tersebut adalah bentuk kelalaian pemerintah terhadap pengawasan Program Strategis Nasional dalam hal ini Makan Bergizi Gratis (MBG) .
‎
‎Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM) Sulawesi Barat Fergiawan Rai Zacky, mengecam keras dan mendesak Pemprov Sulbar agar tidak tutup mata dan telinga  atas insiden keracunan massal yang menimpa para siswa sekolah SMPN 1 Tabulahan, serta pihak terkait untuk segera mengambil tindakan tegas dan mengevaluasi total program tersebut.
‎
‎”Segera menutup dan menghentikan Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tabulahan selaku penyedia menu MBG, dan Memaksimalkan Proses pengawasan,” desak dengan tegas aktivis Fergiawan Rai Zacky.
‎
‎Lanjut, Ia katakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar melakukan audit keseluruh Dapur SPPG yang ada di Sulawesi barat. “Sampai dimana hari ini pemerintah melaksanakan tugas dan fungsinya untuk memajukan dunia pendidikan dan menjaga kesejahtraan masyrakatnya, kalau dalam hal proses pengawasan pemerintah saja masi lalai. Apa lagi ketika sudah berbicara persoalan nyawa untuk regenerasi masa depan bangsa ini.
‎
‎Lebih lanjut Fergiawan mengatakan 12 siswa yang menjadi korban hari ini adalah bentuk bahwa pemerintah tidak serius dalam melihat insiden sebelumnya yang pernah terjadi menimpah siswa siswi yang ada di daerah lain di Provinsi Sulawesi Barat. “Kami dari FGMM akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas ke akar – akarnya, ” tegas aktivis vokal Fergiawan Rai Zacky. (Ammank-007)