Diduga Lilin Jatuh Saat Listrik Padam, Rumah Dua Lantai di Lebaksari Lowokwaru Ludes Terbakar

Kebakaran menghanguskan rumah dua lantai di Jalan Lebaksari IV, Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang. (Foto : Mud)

Malang Kota, majalahfakta.id – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah dua lantai di kawasan padat penduduk Jalan Lebaksari IV, Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang, pada Jumat (9/10/2026) malam.

Si jago merah melalap habis bangunan milik Esti Wardhani tersebut sekitar pukul 20.30 WIB. Api diketahui pertama kali muncul dari lantai satu dan dengan cepat menjalar ke lantai dua.

Warga sekitar sempat panik. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan permukiman padat, sehingga dikhawatirkan api merembet ke rumah lain. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.

Dari keterangan warga, musibah ini bermula saat token listrik di rumah korban habis sehingga kondisi rumah gelap gulita. Korban kemudian menyalakan lilin untuk penerangan sementara, lalu meninggalkan rumah untuk bertamu ke tetangga.

Diduga, lilin tersebut terjatuh dan menyambar benda mudah terbakar di dalam kamar.

“Tadi token listriknya habis, jadi gelap. Ibu Esti nyalakan lilin di kamar bawah, terus ditinggal ke rumah tetangga. Tidak lama kemudian api sudah besar. Mungkin lilinnya jatuh kena kain atau kasur. Warga di sini langsung panik semua,” ungkap salah satu saksi mata di lokasi.

Menerima laporan warga, UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang langsung menerjunkan armadanya ke lokasi.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, S.STP, mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 20.37 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

“Begitu laporan masuk, kami kerahkan 5 unit mobil damkar dengan 16 personel. Petugas di lapangan langsung melakukan blocking api agar tidak meluas. Penanganan menghabiskan sekitar 24.000 liter air. Api berhasil kami padamkan total pada pukul 21.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelas Pandu.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir cukup besar. Bangunan seluas sekitar 300 meter persegi mengalami rusak berat.

Saat ini penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan petugas dan menunggu hasil olah TKP. (Mud/F.1015)