Daerah  

Cegah Stunting, Bupati Brebes Minta Perlu Mengubah Perilaku dan Dibutuhkan Regulasi

Asisten Sekda bidang Pemerintahan Khaerul Abidin saat membuka pendampingan penyusunan/review strakom pp dan rencana implementasinya serta penyusunan perbub tentang kpp dan peran desa dalam penurunan stunting terintegrasi.

FAKTA – Bupati Brebes Idza Priyanti menandaskan, perlunya perubahan perilaku dalam pencegahan stunting di Kabupaten Brebes. Selanjutnya untuk bisa mengimplementasikan strategi komunikasi perubahan prilaku pencegahan stunting dibutuhkan regulasi maupun peraturan untuk memastikan ketersediaan sumber daya, baik anggaran maupun sumber daya manusia yang mendukung pelaksanaan program intervensi.

Hal tersebut disampaikan Bupati melalui Asisten Sekda bidang Pemerintahan Khaerul Abidin saat membuka pendampingan penyusunan/review strakom pp dan rencana implementasinya serta penyusunan perbub tentang kpp dan peran desa dalam penurunan stunting terintegrasi, di Grand Dian Hotel, Kamis (27/10/2022).

Regulasi inilah, yang akan digunakan sebagai rujukan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah desa dalam merencanakan dan mengalokasikan anggaran dari APBD, APBDes dan Dana Desa untuk melaksanakan komunikasi perubahan perilaku pencegahan stunting dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Mari satukan langkah dalam upaya menurunkan angka stunting di tanah air. sesuai amanat peraturan presiden nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting,” ujar Bupati.

Diamanatkan oleh Perpres, bahwa percepatan penurunan stunting dilaksanakan secara holistik, integrative, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, serta sinkronisasi semua unsur pemerintah maupun swasta, baik dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten sampai desa dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Jika nantinya strategi komunikasi perubahan perilaku (strakom pp) serta perbup tentang stunting sudah dilaksanakan dan diimplementasikan, kita akan melihat sejauh mana pengaruhnya terhadap masyarakat.” tandasnya.

Ketua Distrik Kordinator Tanoto Foundation Kabupaten Brebes dan Tegal Syaeful Bahri menjelaskan, reviem Strakom pp dalam percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Brebes untuk menjaring masukan dari berbagai pihak.

Nantinya, lanjut Syaeful, hasil pemikiran dari peserta akan dijadikan acuan dalam penyusunan peraturan bupati tentang strategi komunikasi perubahan perilaku dalam rangka pencegahan stunting.

“Bertahap, peserta akan membahas dalam beberapa pertemuan hingga akhir November dan akan menghasilkan adanya dokumen strakom an Perpub PP,” tandas Syaeful.

Kegiatan diikuti utusan dari berbagai OPD terkait, satgas stunting dan organisasi keamsyarakatan, seperti Muslimat NU, Aisiyah, PKK, dan lain-lain. (Dun)