Daerah  

Batu Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Pemkot Apresiasi Peran BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan Pekerja jadi Kunci Tekan Kemiskinan Struktural di Kota Batu

Mas Heli: Ini bukti nyata, bahwa jaminan sosial memberi rasa aman saat musibah datang tak terduga. Selasa (12/5/2026. (Foto: ist/majalahfakta.id)

FAKTA – Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan sosial ketenagakerjaan. Komitmen itu kembali ditegaskan saat Pemkot Batu memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kontribusinya menjaga pekerja dan keluarganya dari risiko kerja serta kemiskinan.

Apresiasi disampaikan dalam Sarasehan Pimpinan Perusahaan Menengah dan Besar BPJS Ketenagakerjaan yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Buruh 2026 di Bata Merah Guest House, Gunungsari, Selasa (12/5/2026).

“Perlindungan Bukan Wacana”

Plt. Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyebut program BPJS Ketenagakerjaan sudah menghadirkan jaminan nyata bagi pekerja.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh program BPJS yang dapat membantu banyak pekerja dan keluarganya. Paling tidak, ada jaminan rasa aman dan nyaman selama kita bekerja. Perlindungan pekerja bukan hanya sebuah wacana, melainkan kebutuhan yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya di hadapan para pimpinan perusahaan.

Heli juga membagikan pengalaman langsung saat menghadiri takziah salah satu pekerja informal yang menjadi tulang punggung keluarga. Menurutnya, santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

 “Ini bukti nyata bahwa jaminan sosial memberi rasa aman saat musibah datang tak terduga.”

13.590 Warga Rentan Sudah Terlindungi

Pemkot Batu sendiri tak tinggal diam. Hingga April 2026, tercatat 13.590 warga rentan telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan nilai iuran mencapai Rp2 miliar.

Untuk memperluas cakupan, Pemkot Batu juga menerapkan kebijakan diskon iuran hingga 50% bagi pekerja informal. Kebijakan ini diharapkan bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat maupun perusahaan agar lebih banyak pekerja yang terlindungi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Batu menekan kemiskinan struktural dengan memperkuat jaring pengaman sosial dari sisi ketenagakerjaan. (F. 1015)