FAKTA – Upaya meningkatkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan di Kabupaten Simeulue terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Kegiatan pendampingan strategis ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bappeda Kabupaten Simeulue, pada Selasa (11/8/2026).
Kolaborasi ini melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh. Ainul Mardiyah Usman, M.Pd., dari BPMP Provinsi Aceh hadir secara khusus sebagai fasilitator kegiatan.
Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, khususnya dalam aspek perencanaan, penganggaran, pemenuhan data yang akurat, hingga penerapan SPM Pendidikan di daerah. Melalui pendekatan berbasis data ini, pemerintah daerah berupaya memastikan program layanan pendidikan dapat terintegrasi dengan baik ke dalam perencanaan dan penganggaran yang tepat sasaran.
Rangkaian kegiatan yang digelar meliputi rapat koordinasi, bimbingan teknis pengisian sistem elektronik SPM (e-SPM), serta diskusi lintas perangkat daerah. Berbagai kesenjangan layanan pendidikan berhasil dipetakan untuk kemudian ditindaklanjuti secara bersama-sama sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Fokus pendampingan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan untuk seluruh jenjang, mulai dari PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga pendidikan kesetaraan. Aspek utama yang menjadi perhatian meliputi pemenuhan standar sarana prasarana pendidikan serta pemerataan tenaga pendidik yang berkualifikasi sesuai kebutuhan layanan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue, Sahirman, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan lintas instansi dan BPMP Provinsi Aceh. “Pendampingan ini sangat penting agar data SPM kita akurat dan perencanaan pendidikan benar-benar berbasis kebutuhan riil di lapangan. Kami berkomitmen terus bersinergi demi memastikan setiap anak di Simeulue memperoleh layanan pendidikan yang merata dan bermutu,” ujar Sahirman.
Kepala Bappeda Kabupaten Simeulue, Ferry Afrizal, M.AP., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menegaskan peran penting Bappeda dalam memastikan hasil pemetaan kebutuhan SPM dapat diterjemahkan secara optimal ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Turut hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue, Dinu Fahmi, M.Pd., didampingi jajaran pejabat dan staf, antara lain Salfianto, M.M., Cut Putri, M.KM., Sri Sunomi, M.Si., serta Rahmat, S.Sos.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian SPM Pendidikan di Kabupaten Simeulue. Langkah ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mewujudkan layanan pendidikan yang layak, bermutu, dan merata, sejalan dengan semangat “Simeulue Bermartabat, Pendidikan Aceh Hebat”. (F-472)






