Ini Syarat Wisatawan Asing Peroleh Vaksinasi di Badung, Bali

Majalahfakta.id – Bagi wisatawan asing yang mau melakukan vaksinasi di Badung, Bali, Bupati I Nyoman Giri Prasta menyebutkan tamu yang bersangkutan harus mendapatkan rekomendasi dari Kedubesnya, Selasa (20/4/2021).

“Masing – masing untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Untuk memberikan rasa safety bagi wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Badung,” ujar Giri Prasta saat menghadiri program vaksinasi drive thru di parkiran Waterbom, Kuta, Bali.

Lebih lanjut Giri Prasta mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lapangan memasang genose di beberapa destinasi wisata. Terutama yang ada di wilayah Kuta dengan memperhatikan kapasitas ketersediaan genose yang ada di Kabupaten Badung.

“Genose lebih simpel dalam pengoperasiannya dan cepat perolehan hasilnya,” terang Giri Prasta.

Pada kesempatan tersebut TP PKK Kabupaten Badung juga membagikan masker bagi para peserta vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi ini juga dihadiri istri Bupati Badung Seniasih Giri Prasta, Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Sekda I Wayan Adi Arnawa. Dihadiri pula anggota DPRD I Gst. Anom Gumanti, Kadiskes dr. Nyoman Gunarta dan Camat Kuta Nyoman Rudiarta.

Sementara itu Vice President Government Relations & Corporate Affairs Halodoc Adeline Hindarto mengatakan, mengelola layanan drive thru sudah dilakukan sejak tahun lalu. Bermula pada layanan tes Covid-19 drive thru yang telah dihadirkan di 32 lokasi di 20 kota.

“Membawa semangat yang sama dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan, kami merasa terhormat dapat membantu Pemerintah Kabupaten Badung dalam menghadirkan pos pelayanan vaksinasi Covid-19 drive thru untuk memberikan akses vaksinasi yang aman dan praktis dengan menyasar target prioritas baru yaitu pelaku pariwisata sehingga dapat menjadi awal pemulihan ekonomi melalui program wisata aman di Bali,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Waterbom Bali Sayan Gulino mengatakan, pihaknya sangat terbuka dalam mendukung arahan pemerintah terkait pelaksanaan program vaksinasi massal. Sebagai salah satu pelaku di sektor pariwisata, tentunya merupakan sebuah kesempatan emas untuk dapat berkontribusi kembali membangkitkan sektor ini di tengah pandemi Covid-19.

“Kami telah mendedikasikan lahan yang dapat membantu warga Bali mendapatkan akses vaksinasi yang diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi sektor pariwisata di Pulau Dewata,” pungkas Sayan Gulino. (ren/hms)