FAKTA — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi melepas peserta Program Mudik Bersama Holding BUMN Danareksa tahun 2026 di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu inisiatif yang didorong pemerintahan Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tertib.
Sebanyak sekitar 1.900 peserta yang berasal dari 475 kepala keluarga (KK) mengikuti program ini. Mayoritas peserta merupakan masyarakat umum dari wilayah Jabodetabek, sementara sebagian lainnya adalah pegawai BUMN.
Sebelum pelepasan, Gibran meninjau langsung kesiapan armada dan kondisi para pemudik. Ia tampak memasuki sejumlah bus, berbincang dengan peserta, serta menyapa anak-anak yang turut serta dalam perjalanan.
Dalam kesempatan itu, Gibran menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.
“Kita doakan semua peserta mudik ini lancar sampai tujuan. Saya titip salam untuk keluarga di kampung,” ujar Gibran.
Wapres juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan, terutama bagi pemudik yang membawa anak-anak. Ia menekankan agar peserta memastikan kesehatan sebelum berangkat dan tidak memaksakan diri jika lelah di perjalanan.
“Hati-hati di jalan, jaga kondisi badan. Kalau membawa anak-anak harus ekstra perhatian. Pastikan sudah makan dan kalau lelah, istirahat di rest area,” katanya.
Program mudik gratis ini didukung oleh 39 armada bus yang akan mengantarkan peserta ke berbagai daerah tujuan. Sejumlah kota di Pulau Jawa menjadi tujuan utama, seperti Surakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung, serta wilayah lain di Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, dan Purwokerto.
Selain itu, program ini juga menjangkau rute luar Jawa, di antaranya ke Padang Sidempuan di Sumatera, serta Sidrap dan Bone di Sulawesi.
Tak hanya dari Jakarta, pemberangkatan peserta mudik juga dilakukan secara serentak dari sejumlah kota lain, termasuk Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar.
Melalui program ini, pemerintah bersama BUMN berupaya mengurangi kepadatan arus mudik sekaligus memberikan alternatif transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Selain itu, program mudik gratis diharapkan dapat mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.






