FAKTA – Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Getaskerep, Kecamatan Talang, Senin (10/2/2026).
Dalam sambutannya, Amir Makhmud menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0712/Tegal, atas komitmen dan dedikasinya dalam mendukung percepatan pembangunan desa melalui program TMMD.
“Saya sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas sinergi para perangkat daerah, Pemerintah Desa Getaskerep, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program ini,” katanya.
Amir berharap pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan melalui TMMD mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik, antara lain penyuluhan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan bela negara, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta penanggulangan kenakalan remaja.
Menurutnya, kegiatan nonfisik tersebut memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Amir Makhmud mengungkapkan bahwa pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026 akan dilaksanakan dalam empat tahap. Tahap II direncanakan berlangsung di Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa; Tahap III di Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara; dan Tahap IV di Desa Kemantran, Kecamatan Kramat.
“TMMD ini tentu menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Oleh karena itu saya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, menjaga hasil pembangunan TMMD, serta memanfaatkannya secara optimal agar dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang, khususnya warga Desa Getaskerep, Kecamatan Talang,” harapnya.
Sementara itu, Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, Kapten Kav Badrun Alibeni, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh kegiatan TMMD telah direncanakan dan disiapkan secara matang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi sasaran.
Ia menjelaskan bahwa sasaran fisik TMMD Tahap I Tahun 2026 meliputi dua titik lokasi. Pada lokasi pertama dilakukan pembangunan rabat beton sepanjang 358 meter dengan lebar 3,3 meter dan ketebalan 20 sentimeter, serta pembangunan talud sepanjang 55 meter dengan tinggi 1 meter. Adapun pada lokasi kedua dilaksanakan pembangunan rabat beton sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 25 sentimeter, serta pengerasan jalan sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter.
Kapten Badrun menuturkan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 dilaksanakan selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan dukungan anggaran sebesar Rp562.602.000. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp380.000.000 dan APBD Kabupaten Tegal sebesar Rp182.602.000 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa yang merata, efektif, dan berkelanjutan.
“TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 difokuskan pada peningkatan akses jalan desa yang selama ini menjadi kendala utama bagi aktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, melalui pembangunan infrastruktur tersebut, mobilitas warga semakin lancar sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapten Badrun menambahkan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat melalui semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga.
Dengan sinergi tersebut, ia optimistis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (sus)






