FAKTA – Seorang pemancing hilang misterius saat mancing ikan di Sungai Kaligangsa wilayah Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat,Kota Tegal,Rabu (14/5/2025). Upaya pencarian korban bukan saja dilakukan Tim SAR gabungan dari Petugas BPBD, TNI, Polri dan Masyarakat. Sampai hari ini jasad Korban belum ditemukan dan Tim dari Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) hadir untuk membantu.
Diketahui korban yang bernama Slamet Riyanto beralamat di jalan Abdul Sukur RT.23/ RW.2 Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal.
Menurut informasi Miftakhul Khuluk Ketua RW.III Kelurahan Muarareja disampaikan, pada hari Rabu sekitar jam 21.00 WIB mendengar ada gegeran, salah seorang pemancing hilang misterius.
Tambah Khuluk, sontak warga berhamburan keluar untuk mencari. Dari keterangan warganya, saat itu ada tiga orang pemancing di sungai dekat Sungai Kaligangsa wilayah Muarareja. Meraka memancing di tempat terpisah. Sesaat kemudian dua orang temannya yang bareng mancing curiga melihat korban tidak kelihatan.
Saat didatangi korban tidak ada, sedangkan joran dan motor korban masih ada di tempat. Sontak kedua temannya minta tolong dan warga berduyun-duyun datang. Esuk harinya istri korban juga mencari di tempat kejadian, jelas Khuluk.
Petugas dari Tim gabungan dari BPBD Kota Tegal dan Tim SAR,TNI, Polri dan masyarakat datang untuk melakukan pencarian. Namun sampai hari ini korban belum ditemukan.
Diketahui korban yang bernama Slamet Riyanto (37), beralamat di jalan Abdul Sukur RT.23/ RW.2 Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal.
Menurut informasi Miftakhul Khuluk Ketua RW.III Kelurahan Muarareja disampaikan, pada hari Rabu sekitar jam 21.00 WIB mendengar ada gegeran, salah seorang pemancing hilang misterius.
Tambah Khuluk, sontak warga berhamburan keluar untuk ketempat kejadian. Dari keterangan warganya, saat itu ada tiga orang pemancing di sungai dekat di Kaligangsa. Meraka memancing di tempat terpisah. Sesaat kemudian dua orang temannya yang bareng mancing curiga melihat korban tidak kelihatan.
Saat didatangi korban tidak ada, sedangkan joran dan motor korban masih ada di tempat. Sontak kedua temannya minta tolong dan warga berduyun-duyun datang. Esuk harinya istri korban juga mencari di tempat kejadian, jelas Khuluk.
” Di tempat kejadian tersebut sering terjadi pemancing tercebur. Jasadnya terkadang susah dicari. Kayanya tempat tersebut agak mengandung misteri,” tutup Ketua RW tersebut Jumat (16/5/2025).
Petugas dari Tim gabungan dari BPBD Kota Tegal dan Tim SAR,TNI, Polri dan masyarakat datang untuk melakukan pencarian. Namun sampai hari ini korban belum ditemukan.
Menurut Kapolsek Tegal Barat melalui Aiptu Munadi petugas Polsek yang dihubungi FAKTA membenarkan atas kejadian tersebut, Jumat (16/5/2025).
“Benar adanya seorang pemancing di sungai Kaligangsa Muarareja, sementara informasi yang Saya dapat korban warga Kelurahan Margadana tapi istrinya warga kelurahan Kraton. Untuk sementara jasad Korban belum ditemukan,” jelas Munadi.
Sementara Mabrur, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Tegal saat dikonfirmasi secara kronologis menerangkan, pada hari Rabu 14 Mei 2025 Pukul 19.30 WIB Korban mengambilkan kapal kecil (cemplon) untuk memancing. Pada pukul 21.30 wib Sairin selaku saksi mengecek di lokasi korban sudah tidak ada di lokasi pemancingan.
Lanjutkan Mabrur, pada hari Kamis 15 Mei 2025 pukul 02.30 WIB BPBD Kota Tegal mendapatkan laporan adanya orang tenggelam di sungai kaligangsa. Sekitar pukul 02.40 WIB petugas BPBD Kota Tegal menuju ke lokasi kejadian.
Pada pukul 02.50 WIB petugas BPBD Kota Tegal melakukan rute pencarian di sekitar bantaran sungai Kaligangsa dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban
Esok harinya pencarian terus dilakukan petugas BPBD Kota Tegal beserta Relawan kembali melakukan penyisiran di air dan di darat. Sampai dengan pukul 16.30 WIB petugas BPBD Kota Tegal selesai melakukan penyisiran dan sampai Hari Kamis 16 Mei 2025 ini korban belum ditemukan, terang Kepala BPBD Kota Tegal.
“Kami menyiapkan peralatan untuk pencarian korban yang hilang di sungai Kaligangsa. Peralatan yang Kami bawa Perahu LCR 2 unit, Dayung 3 pasang Life Jacket 6 buah l,Helm Safety 6 buah, Booties 3 pasang, Kantong Jenazah 1 buah dan peralatan lainnya,” jelas Mabrur.
Pihak Tim Gabungan akan melakukan pencarian selama tujuh hari, sesuai SOP (Standar Operasional Prosedural), Saat ini dari Tim Basarnas hadir untuk membantu pencarian, pungkasnya (Suswoyo Harris).






