Daerah  

Teras Samarinda Tahap II, Pekerjaan Utama Dilaporkan Selesai, Segmen Tertentu Masih Berproses

Teras Samarinda. (foto: Budiansyah/majalahfakta.id)

FAKTA — Pembangunan Teras Samarinda tahap II di tepian Sungai Mahakam dilaporkan telah mencapai 100 persen pekerjaan Tahap dua. Proyek ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pj Kepala Dinas PUPR Samarinda, Hendra Kusuma, menyampaikan bahwa pekerjaan utama telah selesai pada 9 April 2026 lalu.
Kronologi Singkat Proyek
• Tahap perencanaan dan lelang dilakukan melalui pembagian paket pekerjaan
• Pelaksanaan konstruksi dilakukan secara paralel di beberapa segmen
• Inspeksi lapangan menemukan perbedaan kondisi teknis di beberapa titik
• Penyesuaian metode pekerjaan dilakukan pada titik tertentu
• April 2026, pekerjaan utama dilaporkan mencapai 100 persen

Berdasarkan data pelaksanaan, pembangunan Teras Samarinda tahap II terbagi dalam beberapa segmen, yaitu:
• Kawasan depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur
• Kawasan Pasar Pagi
• Area dermaga Pelabuhan Samarinda
Setiap segmen mencakup pekerjaan pembangunan jalan di atas sungai, fasilitas dermaga, serta penataan lanskap dan sistem drainase.
Pelaksanaan proyek dilakukan oleh kontraktor utama PT Samudera Anugerah Indah Lestari yang menandatangani kontrak dengan Pemerintah Kota Samarinda. Dalam pelaksanaannya, sebagian pekerjaan dialihkan melalui skema subkontrak.

Total anggaran proyek diperkirakan sekitar Rp80 miliar. Anggaran tersebut terbagi dalam beberapa paket pekerjaan berdasarkan hasil lelang.

Pekerjaan dilaksanakan secara paralel oleh pelaksana berbeda sesuai dengan pembagian segmen.

Dalam pelaksanaan proyek, terdapat perbedaan kedalaman pada beberapa titik konstruksi, khususnya pada segmen pembangunan jalan di atas sungai.

Temuan tersebut diperoleh melalui inspeksi lapangan bersama DPRD Samarinda. Kondisi tersebut ditindaklanjuti dengan penyesuaian metode pekerjaan pada titik tertentu.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam keterangan sebelumnya menyampaikan bahwa terdapat segmen yang mengalami keterlambatan akibat proses lelang ulang sesuai ketentuan.

Hingga laporan ini disusun, belum terdapat keterangan lanjutan dari Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas PUPR terkait perkembangan terbaru pada segmen tersebut.

Pembangunan Teras Samarinda tahap II berada di kawasan tepian Sungai Mahakam dan mencakup fasilitas ruang publik, jalur pedestrian, serta fasilitas yang berkaitan dengan aktivitas transportasi sungai.

Data pelaksanaan menunjukkan bahwa pekerjaan utama telah selesai, sementara terdapat segmen yang sebelumnya mengalami proses lelang ulang dan masih menunggu perkembangan lanjutan dari pihak terkait. (Budiansyah)