FAKTA – Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Jumat (26/5/2023), menerima audiensi dari Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Badung.
Audiensi dilakukan lantaran Forum BPD Badung ingin difasilitasi untuk mendapatkan reward saat purna tugas.
Sehingga Forum BPD Badung mengharapkan DPRD Badung melakukan pembahasan terhadap Perbup tentang Purna Bakti BPD di Kabupaten Badung.
Ditemui usai menerima adensi, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, Forum BPD Badung telah menyampaikan aspirasi agar mendapatkan perhatian masa purna bakti.
Hal ini pun disebutkan sudah dilakukan di kabupaten lainnya, yakni Bangli dan Gianyar. Sehingga Forum BPD Badung ingin mendapatkan perhatian yang sama.
“Jadi mungkin saja BPD sering melakukan studi banding. Seperti disampaikan tadi ada Bangli, Gianyar, lalu mereka menyampaikan agar Badung memberikan perhatian juga,” ujar Parwata.
Menurutnya, hal tersebut dapat saja dilakukan, asalkan tidak bertentangan dengan peraturan Perundang-undangan. Jika tidak bertentangan, politisi asal Dalung, Kecamatan Kuta Utara tersebut mengaku akan membuatkan kajian yang akan menjadi masukan kepada Bupati Badung.
“Kami sampaikan, sepanjang itu tidak melanggar ketentuan perundang-undangan, itu CGT (Cenik Gae To). Artinya tidak ada masalah. Semoga ini sebelum tiga bulan bisa direalisasi. Nanti kami akan sampaikan langsung kepada Bapak Bupati,” tegasnya.
Ketua Forum BPD Badung I Wayan Radana menerangkan reward purnabakti ini diharapkan dapat diberikan seperti yang dilakukan Kabupaten Gianyar. Bahkan ia menyebutkan hal tersebut sudah diatur dalam Perbup Gianyar.
“Begitu berakhir masa tugasnya, mereka sudah bisa menikmati ini (uang purnabakti). Hari ini kami sampaikan kehadapan Bapak Ketua DPRD Badung agar sesegera mungkin nanti dibuatkan Perbup,” terangnya.
Pihaknya juga menyebutkan, di Kabupaten Gianyar reward tersebut diberikan sebesar enam kalio tunjangan BPD. Sehingga ia juga berharap besaran reward yang diterima dengan besaran enam kali tunjangan BPD Badung. Terlebih dengan adanya reward ini saat purna tugas dapat menjadi bekal di penghujung jabatan BPD.
“Nantinya di Badung juga kami menginginkan. Kalau di Gianyar dan daerah lain dapat enam kali dari tunjangan, mudah-mudahan nanti di Badung bisa sama atau bahkan lebih,” harapnya.(aya)






