
ADANYA wacana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait pelaksanaan kurikulum pendidikan yang semula dilakukan KTSP dan baru tahap pelaksanaan K13 kemudian muncul lagi akan dilaksanakan Kurikulum Nasional (Kurnas) yang baru tentu akan terjadi transisi kebijakan di lembaga pendidikan.
Kepala SMPN 2 Sumenep, Pardi Sukisno MPd, Rabu (6/12) mengakui adanya wacana tentang perubahan kurikulum baru tersebut lembaganya tentu tetap harus mempersiapkan diri dalam melaksanakan kebijakan nasional tersebut.
Bahkan, diakui Pardi, pada substansinya kurikulum nasional yang baru itu nanti merupakan penyederhanaan terhadap pelaksanaan kurikulum sebelumnya. Seperti halnya banyaknya mata pelajaran yang perlu dirampingkan, pengembangan kompetensi guru yang rata-rata harus di atas standar nasional yakni 5,5. “Kemudian sistem penilaian perlu terus direvisi sehingga menyentuh langsung peserta didik sesuai yang diinginkan,” ungkapnya.
Karena itu pihaknya juga berharap kepada seluruh dewan guru di sekolahnya untuk terus mengikuti perkembangan informasi khususnya di bidang pendidikan, baik melalui media online serta alat teknologi informasi lainnya.
Apalagi di sekolahnya sudah tersedia ruang komputer dengan perangkat IT yang cukup memadai. Sehingga bisa mengakses berbagai informasi dari pusat. Sebab, informasi yang berkembang pula, jika dalam pelaksanaan kurikulum nasional yang baru nantinya pembuatan silabus, sistem penilaian dan semacamnya ada panduan dari pusat.
“Kami menghimbau para guru agar terus mengikuti perkembangan supaya tidak ketinggalan informasi pendidikan secara aktual dan faktual,” tandasnya. (ainur) www.majalahfaktaonline.blogspot.com / www.majalahfaktanew.blogspot.com
SMPN 2 Sumenep Siap Hadapi Kurikulum Baru
Rekomendasi untuk kamu

FAKTA – Ratusan warga Dusun Pancoran, Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin,…

Barito Timur, majalahfakta.id – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengubah pola penanganan kebakaran hutan dan lahan…

Bondowoso, majalahfakta.id – Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, menegaskan pemerintah desa tidak boleh menarik iuran,…

Barito Timur, majalahfakta.id – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melakukan Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan…

Tegal, majalahfakta.id – Rangkaian kegiatan formasi jabatan Tinggi Pratama Kabupaten Tegal terus bergulir. Senin pagi…

