FAKTA — Sinergi antara Komisi V DPR RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus diperkuat guna mendorong pembangunan infrastruktur dan transportasi yang semakin maju, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jawa Timur.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh jajaran Komisi V DPR RI, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Kementerian Transmigrasi.
Turut hadir pula jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Kota Surabaya, dan mitra kerja terkait lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, peran Dishub Provinsi Jatim menjadi sorotan utama, khususnya dalam upaya penguatan sistem transportasi yang terintegrasi antar moda.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan konektivitas kawasan perkotaan maupun wilayah penyangga, termasuk pengembangan transportasi massal dan optimalisasi infrastruktur jalan serta jembatan.
Perwakilan Komisi V DPR RI menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama dalam mempercepat realisasi berbagai proyek strategis nasional di Jawa Timur.
Dukungan anggaran, pengawasan, serta sinkronisasi kebijakan diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Dishub Provinsi Jatim menekankan pentingnya integrasi sistem transportasi darat, laut, dan udara guna menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Dengan posisi strategis Jawa Timur sebagai gerbang kawasan timur Indonesia, pembangunan transportasi yang modern dan berkelanjutan menjadi prioritas untuk menjaga daya saing daerah.
Kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah ini juga diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur diyakini dapat membuka akses wilayah terpencil, mendorong investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi yang semakin solid antara Komisi V DPR RI, kementerian terkait, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pembangunan infrastruktur dan transportasi di Jawa Timur diharapkan semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan nasional. (nyo)






