
MUSIM pandemi Covid-19, Pemerintahan Desa (Pemdes) di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, memang telah melaksanakan instruksi Bupati Bojonegoro dalam upaya pencegahan penyebaran mikroba yang bernama Corona. Semisal Pemdes Karangmangu dan Pemdes Nglampin. Bahkan Pemdes Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, juga inovatif dalam melakukan himbauan pemerintah hingga dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Gugus Desa.
Kepala Desa Karangmangu, Parji, mengatakan kepada Wartawan Majalah FAKTA (Ekopurnomo) bahwa dalam pemerintahan desanya melaksanakan penjagaan ketat terhadap warga yang akan masuk ke desanya. “Untuk Desa Karangmangu mendirikan pos siaga 2, yakni di Dusun Karangmangu dan Kalongan, serta 2 pos rumah isolasi yakni di PAUD dan gedung TK bagi warga kami yang pulang dari perantauan. Dan sudah dicicipi oleh warga kami yang pulang dari Purwakarta. Selain itu kami juga melakukan penyemprotan fasilitas umum dan masing-masing RT. Serta menyediakan ember cuci tangan untuk fasilitas umum dan pemberian masker setiap rumah 3 lembar untuk perjalanan keluar rumah, termasuk untuk ke masjid dan mushola,” papar kades 3 (tiga) periode ini.
Kades Parji saat siaga di Posko I bersama Kasun Parlan, Kasi Pelayanan Nyakiran, serta Linmas Parman mengatakan bahwa untuk warga Karangmangu yang merantau tidak terlalu banyak, karena warganya lebih suka memilih jadi petani serta menabung berupa ternak kambing dan sapi. Dan warga sadar tentang bahaya Corona. Harapannya, semoga Covid-19 segera berlalu, kasihan anak-anak sekolah dan kuliah, ada sekitar 116 yang usia menimba ilmu. “Untuk yang SD hampir semua belajar dengan HP, karena orangtuanya usai panen. Dan selama ini stok pangan warga masih cukup,” aku Kades Parji yang juga terdampak Corona, karena pasar sapi ditutup pemerintah.

“Siap melaksanakan tugas, sesuai prosedur, pendatang maupun pak kades yang lewat depan pos ya tetap kami semprot disinfektan, soalnya ini perintah dari beliau he…he…he,” kata Linmas Sudasim dan Wasit.
Sedangkan warga yang dipanggil dengan sebutan Demang juga mendukung semua kebijakan yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19. “Kami senang, pak kades tegas, bijaksana, guna melindungi warganya agar tak tertular penyakit yang belum diketahui obatnya ini yakni Corona. Warkop kami diberi peringatan jam 21.00 harus tutup. Cukup diberitahu sekali ya paham, soalnya ini wabah mendunia”.
Lain lagi dengan cerita Kades Nglampin, Agus Roni wijaya, bahwa untuk Desa Nglampin yang terdiri dari Dusun Krajan (Nglampin), Kleco, Mundu, Gondang, Tamberan terbagi 24 RT mendirikan pos lapor sebanyak 3 terletak di perbatasan Nglampin-Ngambon, Nglampin-Sengon, serta perbatasan Dusun Tamberan. Untuk tempat isolasi sudah sap. Bila bisa mudik ya harus siap dikarantina selama 14 hari. Mengingat antar-dusun (Nglampin-Tamberan) jaraknya 17 km, seyogyanya disediakan bidan desa untuk Dusun Tamberan. Sebab pos sudah ada tetapi bidannya yang tidak ada. Kalau Dusun Nglampin Bidannya, Novi Pariana, Mankesnya, Edi. Dusun Mundu Dewi Khoiriyah, Dusun Gondang Indah Jayanti, Kleco berdekatan dengan Nglampin. Harapannya sama dengan yang lain, Corona segera berlalu sehingga warga dan anak-anak sekolah bisa kembali beraktifitas seperti biasanya. Himbauannya yakni pola hidup sehat, cuci tangan bila masuk rumah, bila keluar rumah/bepergian pakai masker.
Untuk maskernya memanfaatkan penjahit desa yakni Sumiatun, Parsih, Rina Wahyuni, di bawah naungan hasta karya PKK Nglampin yang dipimpin oleh Ketua PKK Desa Nglampin, Nasriyatun.

Sedangkan untuk Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, pada hari Jumat (23/4/2020) Dusun Sambirobyong telah dikunjungi Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Mu’awanah MSi sekaligus diserahkan bantuan sebanyak 140 paket. Dalam kata sambutannya, Bupati Bojonegoro mengatakan bahwa walau kondisi Dusun Sambirobyong dekat hutan, jauh dari kota, tapi untuk generasi mudanya harus tetap semangat belajar, kalau bisa sampai perguruan tinggi (mengikuti program beasiswa).
Selain menghimbau untuk selalu mentaati perihal pencegahan Covid-19, bupati juga perhatian perihal pembangungan infrastruktur, yakni jalan, masjid, sarana air bersih dan perbaikan rumah warga yang tak layak huni.
Kades Sugihwaras, Supandi, menyambut gembira dan berterima kasih atas berkenannya Bupati Bojonegoro beserta rombongan termasuk Forpimca Ngraho hadir di desanya. “Kami siap melaksanakan tugas sesuai instruksi Ibu Bupati, termasuk maklumat Bapak Presiden. Kalau instruksi Ibu Bupati, begitu ada perintah langsung kami laksanakan. Di antaranya membentuk gugus desa, pengadaan sarana dan prasarana untuk pencegahan Corona. Pemdes Sugihwaras selalu siap demi kesehatan dan keselamatan warganya,” kata kades yang selalu ready 24 jam mengemban tugas ini. (F.463)






