Majalahfakta.id – Pembangunan Masjid Sriwijaya mangkrak karena anggarannya dikorupsi. Kini, lokasi proyek masjid itu menjadi sarang binatang. Kompleks Masjid Sriwijaya berada di Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring, Palembang. Nampak dari kejauhan, lokasi ditumbuhi rumput liar. Untuk menjangkau bagunan utama masjid relatif sulit.
Saat memasuki gerbang, pintunya sudah roboh dan tidak dipasangi garis polisi itu. Terlihat ada plang bertulisan ‘Kawasan & Bangunan Ini Dalam Proses Penyidikan Tipikor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan’. Selain itu, ada beberapa tiang pondasi berdiri di sana.
Warga menyebut bangunan tersebut menjadi sarang binatang seperti babi dan ular berbisa. Saking lama mangkrak, warga sekitar mengimbau agar tidak menuju lokasi utama dengan berjalan kaki karena ada ancaman serangan ular berbisa ataupun babi.
“Hati-hati ya, Pak, kalau mau masuk ke dalam (titik utama bangunan masjid). Kami dulu pernah lihat ular (ular kobra) dan babi di sekitaran situ,” kata Arman Maulana, seorang warga yang sudah lama berdagang di sekitar kompleks Masjid Sriwijaya, saat berbincang dengan media ini beberapa waktu lalu.
Kasus dugaan korupsi anggaran pembangunan Masjid Sriwijaya ini setidaknya menjerat sembilan tersangka. Tiga tersangka di antaranya Alex Noerdin, Gubernur Sumsel 2013-2018, Agustinus Antoni, Kabid Anggaran BPKAD sekaligus Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel, Loka Sangganegara, Tim Leader Pengawas PT Indah Karya. (wis/hen)






