Semua  

PROGRAM KERJA DINAS KESEHATAN PROVINSI PAPUA TEPAT SASARAN KE DAERAH TERISOLIR MELALUI KAKI TELANJANG

SEHAT bukan menjadi tanggung jawab institusi atau instansi tertentu tetapi menjadi tanggung jawab bersama dalam roda pemerintahan, seperti yang disampaikan dalam visi misi Gubernur Lukas Enembe yaitu Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera. “Hal ini menjadi dasar dari setiap program yang kami lakukan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg Aloysius Giay MKes, melalui Kepala Sub Bagian Program Perencanaan Informasi dan Humas, Isak Yikwa SKM MM, di ruang kerjanya pada hari Senin (17/9/2018), pukul 11.00 Wit, ketika ditemui Wartawan FAKTA.

Isak Yikwa menjelaskan bahwa pada prinsipnya program prioritas Dinas Kesehatan Provinsi Papua adalah bagaimana caranya untuk menyelamatkan manusia dari penyakit yang diderita. “Untuk itu kami selalu melakukan pembinaan dan bimbingan terhadap kepala dinas kabupaten/kota maupun kepala puskesmas, karena hal-hal teknis pelayanan kesehatan dilakukan oleh mereka. Kalau di Jayapura ini kami lakukan fungsi pengawasan langsung ke RSUD Dok II, RSUD Abepura dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Abepura,” tutur Isak Yikwa.

Sedangkan yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan dalam pelayanan kesehatan dilakukan oleh Kabid SDM (Sumber Daya Manusia), Lesman Tabuni SKM. “Terkait dengan program 1. Kaki Telanjang (Kijang) kami rekrut tenaga honorer untuk kami tugaskan di daerah pedalaman karena terbatasnya sarana dan prasarana, seperti di Kabupaten Yalimo dan Puncak Jaya mereka ini hanya jalan kaki dari kampung ke kampung. 2. Tenaga Kesehatan ke daerah terisolir di mana kampung-kampung pemukiman masyarakat berada di lereng gunung dan bukit-bukit yang tinggi. Daerah seperti ini sangat sulit, namun petugas Kijang bisa melakukan pelayanan ke daerah tersebut sehingga program menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera ini bisa tercapai. Bagaimana  membentuk manusia Indonesia ini sejahtera sedangkan mereka belum sehat ?” ungkapnya dengan penuh canda.

Putra terbaik daerah pegunungan ini menambahkan bahwa pelatihan seperti work shop untuk SIKDA setiap tahun dilakukan karena ada berbagai sistem informasi tentang kesehatan yang perlu disampaikan sesuai protap dan standar operasional  prosedur (SOP). “Sistem informasi yang baik dan tepat sasaran atau informasi yang akurat dan transparan harus terus disampaikan. Harapan kami, setiap orang yang  mendapat pelayanan di rumah sakit dapat dilayani dengan baik dan profesional. Setiap manusia hidup harus mendapat pelayanan maksimal sehingga pegawai kesehatan selalu dibekali”.

Isak Yikwa atas nama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua berharap semua instansi terkait di daerah ini dapat memainkan peranannya untuk menunjang program Gubernur Lukas Enembe SIp MH yang terpilih melanjutkan kepemimpinannya pada Jilid II ini agar Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera dapat terlaksana menuju masyarakat Indonesia yang sehat, adil dan makmur. (Jhon R)