Semua  

Presiden KIBAR Sebut Walikota Bitung Tidak Proaktif Tangani Kasus PT Delta

LEMBAGA Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Indonesia Bersih (KIBAR) mengatakan bahwa Walikota Bitung tidak proaktif dengan PHK masal yang dilakukan oleh PT Delta Pasifik Indotuna kepada 549 karyawannya pada hari Kamis (26/4/2018) saat melakukan orasi di depan Kantor Walikota Bitung. Mereka menganggap Walikota Bitung tidak pro-rakyat.

Dalam aksi damai tersebut, Presiden Kibar, Adreas Lasut, menyampaikan di depan Kantor Walikota Bitung bahwa telah terjadi pembiaran atau seakan-akan membiarkan nasib pekerja yang sudah dirampas hak-haknya oleh PT Delta. “Jadi, kami datang kemari untuk mempertanyakan langkah-langkah konkrit dari Pemerintah Daerah Kota Bitung terkait kasus yang sudah lama sekali tidak selesai dan tidak ada titik terang yang dialami para pekerja yang telah lama di PHK ini. Sehingga nasib para pekerja yang di-PHK oleh PT Delta ini terkatung-katung hingga saat ini. Nasib mereka benar-benar sangat memprihatinkan sekali,” ungkapnya.

Andreas berharap aspirasi mereka ini bisa didengar oleh Pemerintah Kota Bitung, terutama Walikota Bitung, Max Lomban, dan jajarannya agar hak-hak para pekerja PT Delta yang di-PHK ini diselesaikan dengan damai dan tidak merugikan kedua belah pihak sehingga dapat solusi yang terbaik bagi Kota Bitung sebagai kawasan industri perikanan yang diperhitungkan. (F.1009)