Semua  

POLISI EVAKUASI KARYAWAN, MEDIS, PASIEN DAN GURU DARI BANTI KE TEMBAGAPURA

PADA hari Jumat, tanggal 27 Oktober 2017, sekira pukul 10.00 Wit, bertempat di Mako Polsek Tembagapura telah dilakukan konsolidasi dalam rangka upaya evakuasi karyawan dan medis dari Banti ke Tembagapura.

Pada hari itu pukul 10.25 Wit dilakukan briefing oleh Kasat Brimob dan Kapolres Mimika bertempat di depan Mapolsek Tembagapura terhadap para driver rumah sakit, manajemen RS Tembagapura serta petugas yang disiagakan untuk sewaktu-waktu merespon apabila kendaraan evakuasi mengalami kendala di lapangan.

Dalam briefing tersebut disepakati evakuasi menggunakan Kendaraan Toyota  LWB nomor lambung 01-5292 dengan driver Abdul Said ID.838484, karyawan SOS Rumah Sakit Tembagapura, nomor HP 08124886248, dan kendaraan bus nomor lambung 14-0347 dengan driver Samuel Bisay, ID.80002257, karyawan PT KPI,  nomor HP 081240424976.

Pada pukul 10.40 Wit mobil ambulance dan bus yang digunakan untuk mengevakuasi karyawan, dokter, para medis, guru dan pasien yang berada di RS Waa Banti telah melintas di Mapolsek Tembagapura tujuan Banti tanpa pengawalan personil Polri.

Dari hasil komunikasi dengan kendaraan evakuasi melalui kontak HH drivernya dengan manajemen SOS bahwa mobil telah melintasi daerah Utikini Lama dan kendaraan telah melintasi area Kimbeli menuju Banti.

Kemudian pukul 11.10 Wit kendaraan evakuasi tiba di RS Waa Banti dan langsung mengatur proses boarding untuk evakuasi setelah melakukan pendataan terhadap karyawan, dokter, para medis, guru dan pasien yang berada di RS Waa Banti. Kendaraan evakuasi mulai bergerak meninggalkan RS Waa Banti menuju Tembagapura.

Pada mobil pertama (ambulance) dengan driver Abdul Said berisi 3 pasien 1 dokter  dan 1 paramedis. Mobil kedua adalah bus berisi para guru. Dan, mobil ketiga (ambulance) dengan driver Irwan Dawangi (mengemudikan kendaraan ambulance Toyota LWB yang tertembak hari Selasa tanggal 24 Oktober 2017). Dan, pukul 11.25 Wit kendaraan evakuasi sudah sampai di area longsoran.

Namun pukul 11.28 Wit Kepala RS Tembagapura, dr H Dharma Irawan, menerima informasi dari sopir ambulance Abdul Said bahwa mereka sedang dalam pemeriksaan di area longsoran oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pada saat pemeriksaan tersebut mereka meminta No. HP Abdul Said. Karena tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi maka driver Abdul Said memberikan nomor HP-nya. Kemudian KKB tersebut meminta jaket yang dikenakan oleh petugas SOS serta  bodyface (rompi) yang dikenakan oleh sopir. Namun komandan KKB menyampaikan tidak usah mengambil bodyface.

Setelah pemeriksaan oleh KKB selesai dan driver melaporkan bahwa kendaraan evakuasi sudah meninggalkan area longsoran menuju Tembagapura.

Akhirnya pukul 11.42 Wit kendaraan evakuasi melintasi Mapolsek Tembagapura, dan Kasat  Brimob Polda Papua memerintahkan agar tidak perlu berhenti di Polsek namun langsung melanjutkan perjalanan menuju ke Tembagapura. (Rilis)