FAKTA – Upaya menghadirkan polisi yang ramah dan dekat dengan masyarakat terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Badung melalui Program Polantas Menyapa.
Program ini menjadi ruang interaksi langsung antara anggota Polantas dan masyarakat, sekaligus wadah pelayanan administrasi serta edukasi tertib berlalu lintas dengan pendekatan humanis. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (12/1/2026).
Dalam suasana yang santai dan komunikatif, masyarakat dilayani langsung oleh petugas tanpa sekat. Tidak hanya mengurus kebutuhan administrasi, warga juga mendapatkan penjelasan seputar aturan lalu lintas, etika berkendara, hingga pentingnya keselamatan di jalan raya.
Pendekatan dialogis ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
Program Polantas Menyapa menjadi wujud nyata perubahan paradigma pelayanan kepolisian, dari yang bersifat formal menjadi lebih terbuka dan bersahabat.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak lagi sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengar, memberi solusi, dan melayani dengan empati.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, melalui Kasat Lantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih menegaskan, program ini merupakan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, Polantas harus hadir lebih dekat dan tidak berjarak agar masyarakat merasa nyaman serta percaya kepada institusi kepolisian.
“Kami ingin Polantas benar-benar hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, dan menjadi mitra dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas,” ujar AKP Ni Luh Tiviasih.
Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas serta melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan saat berkendara. Melalui Program Polantas Menyapa, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat dan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Badung. (F1)






