FAKTA – Kepolisian Daerah Jawa Barat terus menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.
Komitmen tersebut tercermin dari kehadiran dua pejabat utama Polda Jabar dalam peringatan Rajaban atau Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Kabupaten Sumedang, Selasa malam (13/1/2026).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan bersama Dir Binmas Polda Jabar Kombes Pol. Wadi Sa’Bani, menyambangi Pondok Pesantren Al Mubaarok di Kecamatan Sukasari.
Keduanya berbaur langsung dengan ribuan santri, tokoh agama, serta masyarakat sekitar dalam suasana religius dan penuh kehangatan.
Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan keagamaan bukan sekadar formalitas undangan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam merangkul ulama dan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sinergi antara ulama dan umara, kata dia, menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang stabil di Jawa Barat.
“Kehadiran kami merupakan wujud komitmen Polri untuk terus menjalin silaturahmi, mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Hendra Rochmawan, Rabu (14/1/2026).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana memperdalam keimanan, sekaligus memperkuat toleransi sosial dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Sejalan dengan itu, Dir Binmas Polda Jabar Kombes Pol. Wadi Sa’Bani menyoroti peran strategis lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren, dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap peran pesantren sebagai benteng moral di tengah derasnya pengaruh negatif.
“Pesantren dan para tokoh agama memiliki peran yang sangat krusial dalam membina generasi muda agar berakhlak mulia serta menjunjung tinggi nilai persatuan dan kedamaian,” ungkapnya.
Kegiatan Rajaban yang berlangsung khidmat sejak pukul 21.30 WIB tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Sumedang, serta jajaran Polsek setempat.
Suasana semakin semarak dengan tausiah dari para penceramah ternama, di antaranya Habib Husein Al-Jufri dari Cianjur, KH. Muammar ZA dari Tangerang, dan KH. A. Bagja dari Cileunyi.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta harapan agar Jawa Barat senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan sejuk di tengah dinamika kehidupan masyarakat. (F1)






