FAKTA – Pemerintah Kabupaten Tabalong menyiapkan langkah strategis dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di daerah. Bupati Tabalong, Haji Fani, memberikan arahan langsung kepada seluruh lintas sektor di bawah kepemimpinannya untuk menjalankan program-program yang menyentuh langsung masyarakat miskin. Upaya tersebut rencananya akan mulai diintensifkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.
Berdasarkan data tahun 2025, angka kemiskinan di Kabupaten Tabalong tercatat berada pada level 4,67 persen. Bupati menegaskan pemerintah daerah telah menyusun rencana aksi atau action plan berbasis data, dengan mengidentifikasi secara detail kelompok masyarakat yang masuk kategori miskin untuk kemudian dilakukan intervensi secara langsung dan tepat sasaran.
Melalui pendekatan tersebut, diharapkan penurunan angka kemiskinan dapat berlangsung lebih cepat dan signifikan. Ia menyebut, dalam periode sebelumnya, angka kemiskinan di Tabalong telah berhasil ditekan hingga 0,94 persen, atau hampir mencapai 1 persen.
Ke depan, pemerintah daerah menargetkan penurunan rata-rata sebesar 1 persen setiap tahun, sehingga angka kemiskinan di Tabalong dapat terus ditekan hingga mendekati nol persen.
Selain itu, Bupati juga mengajak dunia usaha untuk turut berperan aktif dalam mendukung pengentasan kemiskinan, mengingat potensi sumber daya alam yang dimiliki Tabalong cukup besar. Menurutnya, tidak seharusnya daerah yang kaya sumber daya alam masih memiliki angka kemiskinan yang tinggi.
“Saya memberi arahan rencana action plan terkait dengan penanganan kemiskinan, jadi kita sudah mengidentifikasi kemiskinan ini yang mana-mana. Itu yang akan kita lakukan di APBD perubahan, kita lakukan untuk mengintervensi langsung terhadap kemiskinan itu. Dengan demikian saya yakin akan semakin cepat proses progres dari kemiskinan di Tabalong akan menurun. Sekarang kan sudah 0,94 persen poin yang sudah kita turunkan, hampir 1 persen. Jadi rata-rata kalau bisa 1 persen setiap tahun kita bisa turunkan, hampir mendekati nol berarti kemiskinan di Tabalong ini,” ujar Haji Fani, Bupati Tabalong.
Untuk memastikan program berjalan efektif, seluruh kebijakan penanggulangan kemiskinan kini difokuskan pada satu data terpadu, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran serta meminimalisir potensi manipulasi data. Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong optimistis upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. (tbl/eya)






