Semua  

Penyerahan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat, Badung Raih SKM Rata-Rata 81,37

Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, didampingi Asisten Adminitrasi Umum, Cok Raka Darmawan, saat menerima hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2017.
Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, didampingi Asisten Adminitrasi Umum, Cok Raka Darmawan, saat menerima hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2017.
Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, didampingi Asisten Adminitrasi Umum, Cok Raka Darmawan, saat menerima hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2017.
Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, didampingi Asisten Adminitrasi Umum, Cok Raka Darmawan, saat menerima hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2017.

PEMERINTAH Kabupaten Badung melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2017 dengan melibatkan 38 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Dari hasil survei ini ada 18 perangkat daerah dengan nilai sangat baik dan sisanya dengan nilai baik. Demikian disampaikan oleh Tan Jhony Yulfan dari konsultan pihak ke-3 yang memiliki kompetibel dengan pengalaman untuk obyektivitas hasil survei.

Selanjutnya Tan Jhony Yulfan mengatakan, SKM  ini dilakukan sesuai Permen PAN No. 16 Tahun 2014 Tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat di mana di dalamnya sudah diatur beberapa teknik dan metodologi sebagai pedoman dalam melakukan survei.

“Untuk di Badung, kami menggunakan teknik kualitatif yang dikuantitatifkan. Pengambilan data dilakukan dari sisi perangkat daerah dan sampling dari masyarakat. Dari sisi perangkat daerah, pengambilan data disesuaikan dengan masing-masing pelayanan. Sementara untuk sampling di masyarakat, kita mengambil dalam jumlah tertentu sesuai dengan populasi saat itu. Dan, hasil survei, Badung memperoleh hasil rata-rata 81,37 (sangat baik) meningkat dari tahun 2016 dengan nilai 79,35 (baik). Untuk rincian lengkapnya akan disampaikan dalam waktu dekat oleh Sekda Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa, memberikan apresiasi kepada 18 perangkat daerah yang memperoleh nilai sangat baik dan 20 perangkat daerah dengan nilai  baik. “Ternyata dari hasil survei yang telah dilakukan oleh lembaga yang mempunyai kompetensi untuk SKM ini menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, di mana Badung memperoleh hasil rata-rata 81,37. Ini sungguh sangat  luar biasa. Dari hasil ini kita akan memberikan kontribusi kepada pusat bahwa pelayanan publik di Badung cukup membanggakan,” ujar Adi Arnawa.

Adi Arnawa juga mengingatkan kepada perangkat daerah di Kabupaten Badung untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat karena kita adalah pelayan masyarakat bukan dilayani masyarakat. “Tahun 2018 kita perlu kerja keras karena parameter untuk SKM tahun 2018 lebih berat. Bagi perangkat daerah yang memperoleh nilai sangat baik Tahun 2017 ini akan kami berikan reward. Reward ini diharapkan dapat menggugah perangkat daerah untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Tahun 2018 yang akan datang,” ingat Adi Arnawa.

Asisten Administrasi Umum Kabupaten Badung, Cok Raka Darmawan, dalam kesempatan tersebut melaporkan, SKM merupakan salah satu amanat yang termuat dalam UU No. 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik di mana penyelenggara pelayanan publik berkewajiban melakukan penilaian kinerja penyelenggaraan pelayanan publik secara berkala minimal satu kali setahun.

“SKM ini menjadi fungsi kontrol terhadap kinerja penyelenggara pelayanan publik dan bagi masyarakat dijadikan ruang untuk memberikan penilaian, masukan dalam rangka memperbaiki pelayanan publik sehingga ke depannya masyarakat dapat menerima pelayanan secara layak dan berkualitas,” lapornya. (Rilis)