FAKTA – Penguatan sektor budaya dan pariwisata menjadi salah satu usulan prioritas di Kecamatan Upau. Salah satunya mengupayakan agar Festival Budaya Dayak Deah dan Aruh Tawas Jaa sebagai agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Usulan penguatan sektor budaya dan pariwisata menjadi salah satu prioritas yang disampaikan Pemerintah Kecamatan Upau pada Musrenbang RKPD 2027 yang digelar pada 10 Februari 2026.
Camat Upau, Agustian, menjelaskan dari 165 usulan yang pihaknya sampaikan, sembilan di antaranya fokus pada pengembangan sosial budaya dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya menjadikan Festival Budaya Dayak Deah dan Aruh Tawas Jaa sebagai agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Menurut Agustian, kegiatan budaya ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata sekaligus pelestarian kearifan lokal. Selain itu, Kecamatan Upau juga mengusulkan revitalisasi sejumlah destinasi wisata, seperti Riam Kinarum, Rumah Pohon Jawuk, dan beberapa objek wisata lain yang belum dikelola secara optimal.
“Dan kebetulan Riam Kinarum ini pada tahun 2027 nanti akan dijadikan sebagai tuan rumah daripada kegiatan Kemah Bakti Nusantara se-Kalimantan Selatan. Nah, jadi kita memperkirakan ada sekitar 1.500 bahkan 2.000 orang di situ. Tentu kita ingin sebagai tuan rumah memberikan fasilitas yang baik, memberikan fasilitas yang mumpuni kepada tamu-tamu yang datang daripada kabupaten lain,” ujar Agustian, Camat Upau.
Agustian berharap pengembangan sektor budaya dan pariwisata dapat menjadi salah satu strategi penganekaragaman ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi era pascatambang di Kecamatan Upau. (hms/eya)






