FAKTA – Pemerintah Kota Pariaman mulai melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama padi di tingkat persemaian pada pekan ini. Program tersebut menjadi tindak lanjut dari evaluasi dan pemantauan lapangan yang sebelumnya dilakukan oleh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman Marlina Sepa mengatakan, hasil percobaan pengendalian hama yang telah dilakukan menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan pada fase pertumbuhan padi berikutnya. Karena itu, pemerintah daerah memutuskan untuk memperluas pelaksanaan Gerdal agar dampaknya dapat dirasakan lebih merata oleh petani.
“Saat ini kegiatan Gerdal dilakukan secara luas dengan tujuan agar produksi gabah kering yang dipanen oleh petani dapat maksimal,” ujar Marlina, Senin (19/1/2026).
Menurut Marlina, keberhasilan pengendalian hama di tahap awal, khususnya di persemaian, sangat menentukan kualitas tanaman padi hingga masa panen. Ia juga mengingatkan para petani agar tetap menggunakan benih unggul yang memiliki ketahanan terhadap hama pada musim tanam kali ini.
“Persiapan untuk kelancaran kegiatan Gerdal di persemaian awal sudah rampung. Sekarang kita tinggal menunggu pelaksanaan di hari H,” kata dia.
Gerakan pengendalian hama padi ini dilaksanakan di sejumlah wilayah sentra pertanian di Kota Pariaman. Di Kecamatan Pariaman Utara, kegiatan berlangsung di Desa Cubadak Air yang melibatkan Kelompok Tani Talang Kuning serta di Desa Balai Naras.
Sementara itu, di Kecamatan Pariaman Timur, Gerdal dilakukan di Desa Kampung Gadang bersama Kelompok Tani Tapi Aie. Adapun di Kecamatan Pariaman Tengah, kegiatan dilaksanakan di Desa Cimparuh dengan melibatkan kelompok tani setempat.
Marlina berharap, melalui langkah pengendalian hama secara terpadu sejak dini, tanaman padi dapat tumbuh lebih sehat dan produktivitas pertanian masyarakat meningkat. “Kami berharap pada musim tanam nanti, tanaman padi dapat tumbuh sehat dan menghasilkan panen sesuai harapan petani,” ujarnya. (ss)






