Pemkab Padang Pariaman Perkuat Tebing Muaro Ulakan, Antisipasi Banjir dan Longsor

Sejak awal Ramadhan, dua unit ekskavator telah disiagakan di kawasan muara untuk mendukung normalisasi aliran sungai. (foto : Syafrial Suger)

FAKTA — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempercepat penanganan kerusakan tebing di kawasan Muaro Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, sebagai langkah mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah pesisir tersebut. Penanganan darurat dilakukan melalui pemasangan geobag atau karung berisi pasir untuk memperkuat bantaran sungai yang mengalami ambles.

Upaya ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera V dengan mengerahkan dua unit alat berat ke lokasi. Pemasangan geobag difokuskan pada titik tebing kritis di sekitar muara guna mencegah longsor susulan, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.
Selain memperkuat struktur tebing, pekerjaan tersebut juga bertujuan menjaga kelancaran aliran di Muaro Ulakan agar tidak terjadi penyumbatan maupun pendangkalan yang berpotensi memicu banjir di kawasan permukiman Kampuang Galapuang dan sekitarnya.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) menegaskan pemerintah daerah terus mencari solusi permanen terhadap persoalan banjir di Ulakan. Sejak awal Ramadhan, dua unit ekskavator telah disiagakan di kawasan muara untuk mendukung normalisasi aliran sungai.

“Kami tidak pernah berhenti memikirkan persoalan banjir di Ulakan ini. Saat ini saja sudah kita siagakan dua ekskavator sejak awal Ramadhan di Muaro Ulakan untuk melakukan penanganan,” ujar JKA, Sabtu (28/2/2026).

Meski demikian, ia menekankan penanganan banjir memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk ninik mamak dan masyarakat yang memiliki lahan di kawasan muara sungai. Pemerintah berharap adanya kesediaan warga membantu pelebaran dan pelurusan alur sungai guna mengurangi risiko banjir jangka panjang.

“Kami sangat membutuhkan dukungan ninik mamak dan masyarakat, terutama yang memiliki tanah di kawasan muaro, agar bersedia membantu pelurusan alur sungai. Ini demi kepentingan bersama agar banjir bisa kita atasi,” katanya.

Pemerintah daerah memastikan penanganan banjir di Ulakan akan terus dilanjutkan melalui penguatan tebing, normalisasi sungai, serta koordinasi dengan pemerintah pusat agar solusi yang diambil berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat pesisir. (ss)