PEMBUKAAN TMMD KE-98 TAHUN 2017 DI KABUPATEN BANGKALAN

Saat berlangsung acara pembukaan TMMD Ke-98 Tahun 2017 di lapangan Desa Bragang.

Saat berlangsung acara pembukaan TMMD Ke-98 Tahun 2017 di lapangan Desa Bragang.

Saat berlangsung acara pembukaan TMMD Ke-98 Tahun 2017 di lapangan Desa Bragang.
Saat berlangsung acara pembukaan TMMD Ke-98 Tahun 2017 di lapangan Desa Bragang.
KODIM 0829 bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan gelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-98 Tahun 2017. Mengusung tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI Dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di Daerah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Keutuhan Wilayah NKRI”. Upacara TMMD dilangsungkan di lapangan Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Rabu (05/04/2017). Rombongan Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad, Danrem 084/Bj, Kol Czi Deny Herman. Dandim 0829/Bkl, Letkol Inf Sunardi Istanto SH, Kapolres Bangkalan, Anisulah M Ridho, Dandim 0830/Surabaya Utara, Letkol Arh Benny, Dandim 0832/Surabaya Selatan, Letkol Inf Arinyoman HS, Danlanal Batuporon, Letkol Mar Ena Sulaksana, SKPD Kabupaten Bangkalan dan Camat se-wilayah Bangkalan tiba di lokasi acara sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung disambut dengan atraksi tari-tarian khas daerah Bangkalan.
Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad, saat menjadi Irup Pembukaan TMMD Ke-98 di lapangan Desa Bragang.
Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad, saat menjadi Irup Pembukaan TMMD Ke-98 di lapangan Desa Bragang.
Sesaat setelah bupati menuju tempat kursi yang telah disediakan, selanjutnya upacara TMMD langsung dilaksanakan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad. Kemudian bupati menyampaikan sambutannya di hadapan para peserta upacara dan undangan yang hadir dalam agenda ini. Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan mengatakan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lanjutan dari program ABRI Masuk Desa atau AMD yang dimulai sejak tahun 1980. TMMD ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan dan memadukan berbagai unsur yaitu dari unsur TNI, kementerian, lembaga pemerintahan daerah, serta elemen masyarakat.
TMMD ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan dan memadukan berbagai unsur yaitu dari unsur TNI, kementerian, lembaga pemerintahan daerah, serta elemen masyarakat.
TMMD ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan dan memadukan berbagai unsur yaitu dari unsur TNI, kementerian, lembaga pemerintahan daerah, serta elemen masyarakat.
TMMD sebagai usaha dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan serta meningkatkan pembangunan di daerah khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan tertinggal. Proyek TMMD dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Harapannya, bersama TMMD bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta diharapkan juga dengan kegiatan TMMD mampu membangun semangat hidup bergotong royong, memantapkan wawasan kebangsaan, serta menggiatkan penerapan nilai-nilai keagamaan dengan tujuan melahirkan rasa kebersamaan untuk memperkuat kesejahteraan dan keamaanan demi keutuhan NKRI. Program TMMD ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk menyokong suksesnya program ini, Pemprov Jatim memberikan bantuan operasional kepada Kodam V/Brawijaya berupa alokasi anggaran dalam bentuk hibah sebesar Rp 250 juta.
Tari-tarian khas Kabupaten Bangkalan menyambut kehadiran Bupati Bangkalan beserta rombongan.
Tari-tarian khas Kabupaten Bangkalan menyambut kehadiran Bupati Bangkalan beserta rombongan.
Bantuan juga diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah atau kabupaten yang menjadi lokasi sasaran TMMD yaitu Kabupaten Trenggalek, Tuban, Jember, Banyuwangi, dan Bangkalan. Masing-masing menerima Rp 50 juta per desa. Lebih lanjut dalam kesempatan wawancara, bupati menjelaskan alasan dipilihnya  Desa Bragang, Kecamatan Klampis, sebagai lokasi sasaran pelaksanaan TMMD di Bangkalan. Menurut pandangan bupati, Desa Bragang merupakan wilayah terpencil dan tertinggal dibanding desa-desa lain yang ada di wilayah Kabupaten Bangkalan.
TMMD sebagai usaha dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan serta meningkatkan pembangunan di daerah khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan tertinggal.
TMMD sebagai usaha dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan serta meningkatkan pembangunan di daerah khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan tertinggal.
Masih dalam kesempatan wawancara di waktu dan tempat yang sama, Dandim 0829 Bangkalan, Letkol Inf Sunardi Istanto SH, mengungkapkan bahwa usulan pelaksanaan TMMD dilakukan sejak tahun 2016 dan baru terakomodasi tahun 2017. Fokus TMMD adalah kepada pembangunan daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau pembangunan pemerintah daerah. Dandim juga menuturkan, peserta pekerja pelaksana TMMD ini dari berbagai unsur antara lain Arhanud, Marinir, Kodim, Polres, Pemda, serta seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, pelaksanaan ini akan berlangsung selama 30 hari. Sementara itu di tempat lain, Kepala Desa Bragang, Busiri, menjelaskan, ada sejumlah fasilitas umum yang nantinya merupakan konsentrasi pengerjaan proyek TMMD di Desa Bragang, yaitu membangun 30 unit jamban, 3 unit MCK, 3 Pos Kamling, pemasangan paving halaman masjid seluas 20 m2, pengaspalan jalan desa sejauh 2,5 km, dan perbaikan jembatan sepanjang 20 m sebagai akses penghubung Desa Bragang, Kecamatan Klampis, dengan Desa Kompol, Kecamatan Geger. Di akhir acara agenda pembukaan TMMD dilakukan penyematan tanda pelaksana kepada peserta pekerja dan penyerahan bantuan secara simbolik kepada beberapa orang ibu hamil. Sesuai keputusan Gubernur Jatim, TMMD akan dilaksanakan 3 kali dalam setahun. (Hasan)

ADVERTISE

1 min read281 kali dibaca