Daerah  

Pasokan Air Bersih Seluruh Kecamatan di Mamuju Ditargetkan Terealisasi 2026

Dirut PDAM Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Nur.

FAKTA – Dirut PDAM Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Nur targetkankan tahun 2026 mendatang seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Mamuju sudah mendapatkan Pasokan Aliran Air bersih.Terkecuali Kecamatan Balak balakang, dan Kalumpang, itu belum bisa dilayani air bersihnya.

Hal tersebut di sampaikan Dirut PDAM Mamuju saat ditemui di Ruang kerjanya, Selasa, (27/09/2022).

Dirut PDAM yang sudah menjabat selama 4 Periode ini, dia berjanji targetnya tahun 2026 sembilan kecamatan di Kabupaten Mamuju semua sudah mendapatkan pelayanan pasokan Air bersih,” ungkapnya.

Ia juga katakan asalkan seluruh Stakeholder pemangku kepentingan, bisa saling bahu membahu, terutama dalam hal penyediaan Infrastruktur dan sarana Prasarananya.

Lanjut, Pihak Pusat sudah menyetujui semuanya dan seandainya bukan karena Covid 19, kemarin kita sudah bangun Instalasi di Hulu Sungai Ampallas kelurahan Bebanga Kecamatan Kalukku,” bebernya

Dia juga mengakui, kalau sudah melakukan Survei, dan pihak Pusat sudah menetapkan tempat tersebut, dan tujuannya untuk melayani Warga Lingkungan Ampallas sampai nantinya akan ketemu Jaringan yang ada di Tampa Padang dan juga akan melayani Masyarakat Desa Tadui dan Warga Desa Bambu kecamatan Mamuju,” jelasnya.

“Jaringan yang sementara dikerja, dalam tahap penggalian dan akan di sambugkan antara Jaringan Instalasi yang ada di Ampallas dan jaringan yang ada di Kota Mamuju kata Muh Nur dan ia juga sampaikan, target 2026, Jaringan Pipa yang ada di Kecamatan Tommo itu akan ketemu Jaringan Pipa yang ada di Mamuju.

“Ini adalah target Program saya, dan sudah saya Persentasekan di Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya , “ ucap Muh. Nur yang patut apresiasi yang juga dimana selalu mendapat acunan jempol di kalangan masyarakat kota Mamuju dan sekitarnya.

“lntinya tidak ada Masalah, dan dia setujui, bahkan angka Rupiahnya juga dia sudah setujui, Tinggal Eksennya di lapangan,” kata Muh. Nur Dirut PDAM Mamuju.

Lanjut ia jelaskan, Sesungguhnya kita sudah Eksen di tahun 2022 cuman karena persoalan Covid 19, sehingga digeser ketahun 2024.

“Insya Allah akan terwujud, karena sudah masuk dalam Agenda Nasional mengenai pembangunannya dan juga berharap Support dari Pemerintah Daerah, apabila ada Lahan yang dilalui agar bisa menfasilitasi, untuk di bebaskan, karena Pusat tidak ada kesiapan untuk pembebasan Lokasi lahan tersebut,” tutup Dirut PDAM Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju. (amk)