Padang Pariaman,Sumbar – Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang berlokasi di Korong Surantiah Nagari Lubuak Alung, Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar akan segera dilakukan penelitian oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kemasyarakatan Universitas Andalas.
Penelitian itu, dibuktikan dengan dilaksanakan rapat koordinasi dan Sosialisasi Lanjutan terkait Penelitian Struktur Batuan Objek Diduga Cagar Budaya di Lokasi Tambang IUP OP di daerah itu.
Rapat Koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis pada beberapa hari lalu, di ruang Rapat Sekda komplek kantor bupati setempat.
Pada Kesempatan itu Sekda Rudy mengajak seluruh stakeholder terkait agar bersama-sama mendukung penelitian yang akan dilakukan agar berjalan lancar.
Ia menilai, hasil penelitian inilah nantinya yang akan dijadikan dasar pertimbangan oleh Tim Ahli Cagar Budaya pemerintah daerah setempat dalam Sidang Penetapan Cagar Budaya tahun 2024 untuk direkomendasikan atau tidaknya Struktur Batuan Objek Diduga Cagar Budaya.
“Ya. Saya berharap agar semua Stakeholder terkait bersama sama Kita mendukung atas Pelaksanaan Penelitian ini, tidak terkecuali dari pemegang IUP OP Azman agar lebih jelas statusnya” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan di daerah itu, Anwar menjelaskan bahwa untuk kegiatan penelitian ini, pihaknya telah melaksanakan perjanjian kerja sama antara Bidang Kebudayaan Disdikbud Padang Pariaman dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kemasyarakatan Universitas Andalas pada tanggal 20 September 2024 lalu.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Ade Novalia juga menjelaskan bahwa setelah melakukan penelitian lapangan nanti, tim peneliti akan menyusun laporan yang akan diberikan kepada pemerintah daerah setempat melalui Bidang Kebudayaan Disdikbud Padang Pariaman sebagai dasar dalam pengusulan pendaftaran Struktur Batuan Objek Diduga Cagar Budaya pada Sidang Penetapan Cagar Budaya tahun 2024.
Dia menambahkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Padang Pariaman yang terdiri dari 5 (lima) orang, diantaranya selaku Ketua Ade Novalia, Suhatman Wakil Ketua, Rahmat Gino Sea Games,Sekretaris, Al Busyra Fuadi, sebagai anggota, Fauzan Amril sebagai anggota.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari LPPM Universitas Andalas Padang Herwandi memaparkan, terkait jadwal yang disepakati bersama tim peneliti diagendakan pada tanggal 8-9 Oktober 2024 dan metode apa saja yang akan dilakukan pada saat penelitian.
Adapun Tim Ahli yang terlibat dari Multi Disiplin Ilmu diantaranya Herwandi, (Arkeolog Universitas Andalas) selaku ketua, Mahirta (Arkeolog Universitas Gajah Mada), Alfa Noranda (Arkeolog Universitas Andalas), Dr.Khairil Anwar (Tradisi lisan Universitas Andalas), Erwin, (Antropolog Universitas Andalas), Cecep Eka Permana (Arkeolog Universitas Indonesia), Wilson Novarino (Biolog Universitas Andalas), Kurnia Warman (Ahli Hukum Universitas Andalas), Didit Hadi Barianto (Ahli Geologi Universitas Gajah Mada). (ss)






