FAKTA – Event Badung Caka Fest 2026 dengan tema “Sakti Nugraha Loka” telah usai dilaksanakan pada tanggal 8 Maret kemarin. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung telah mengumumkan juara event tersebut melalui akun isntagram dan YouTube pada Rabu pagi (11/3/2026) dengan hasil dan keterangan sebagai berikut :
Juara 1 : Meguru Satua, ST. Tunas Remaja dari Banjar Umahanyar, Desa Adat Panerungan.
Tema tersebut mengangkat kisah kehidupan sehari-hari manusia dengan penuh dengan ego yang berujung pada jurang kehancuran. Guna menghadapi keburukan tersebut, Sekaa ini mengambil sosok Ni Diah Tantri yang cerdas, bijaksana hingga mampu membebaskan dari hawa nafsu. Sekaa ini mendapatkan nilai 914,00.
Juara 2 : Manutur, ST. Bhuana Kusuma dari Banjar Peken, Desa Adat Bualu.
Seka ini mengangkat kisah Lontar Kala Tattwa dengan memvisualisasikan murkanya Sang Hyang Adi Kala (Sang Penguasa Waktu) kepada keturunan Sang Manu yang serakah dan merusak keseimbangan (Tri Bhuwana). Kesombongan yang disimbolkan wujud manusia berkepala naga yang tak berdaya menghadapi terjangan bencana dan kejaran wujud menyeramkan Sang Hyang Kala yang bertangan enam. Karya ini membawa pesan bahwa segala bentuk keegoisan duniawi akan binasa dan kembali ke ruang kosong; Ongkara yang artinya terlahir dari kekosongan dan kembali pada kekosongan. Sekaa ini mendapatkan nilai 895,00.
Juara 3 : Kala Bendu, ST. Bhakti Dharma dari Banjar Kangin, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan.
Sekaa menceritakan yang merepresentasikan kemurkaan kosmis akibat keserakahan manusia yang terus mengeksploitasi ibu pertiwi dan melupakan keharmonisan Tri Hita Karana. Pada saat Tri Sandi, lahir sosok menyeramkan yang bertugas menelan jiwa manusia yang buta hati dan menyimpang dari jalan dharma. Karya ini mengingatkan agar manusia senantiasa menjaga kesucian alam dan berjalan di jalan yang benar. Sekaa ini mendapatkan nilai 855,00.
Juara harapan 1 diraih oleh ST. Putra Laksana dari Banjar Bersih, Desa Adat Tegal Dharmasaba yang membawa cerita Prayatna dengan nilai 828,00. Juara harapan 2 diraih oleh ST. Putra Dharma Jati dari Banjar Batubelig Kangin, Desa Adat Kerobokan yang membawa cerita Bergah dengan nilai 814,00. Terakhir, juara harapan 3 diarih oleh ST. Bhakti Yowana dari Banjar Banjaran, Desa Adat Abiansemal, yang membawa cerita Prahara Ning Candra Gohmuka dengan nilai 814,00.
Adi Arnawa selaku Bupati Badung menyampaikan akan memasang layar LED agar pengunjung dapat menonton langsung tanpa berebut tempat. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda, pada momentum tersebut Bupati Adi Arnawa memberikan tambahan hadiah hibah secara spontan kepada para peserta.
“Selain menerima hadiah yang sudah disiapkan, saya selaku Bupati Badung akan memberikan tambahan Hibah untuk Pemenang Pertama memperoleh Rp500 juta, Pemenang Kedua Rp450 juta, Pemenang Ketiga Rp400 juta dan Pemenang Keempat (Harapan I) Rp350 juta. Sementara peserta lainnya tetap memperoleh apresiasi masing-masing sebesar Rp200 juta,” paparnya. (bdg01)






