Launching Bantuan Pangan dan Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bartim Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Lebaran

Asisten II Setda Bartim Amrullah saat membacakan sambutan Bupati Barito Timur M.Yamin pada acara Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Bantuan Pangan serta Gerakan Pangan Murah (GPM) di Tamiang Layang, Selasa (16/3/2026). (foto: btm/majalahfakta.id)

FAKTA – Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui kegiatan Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Bantuan Pangan serta Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Dusun Timur, Selasa (16/3/2026).

Bupati Bartim M.Yamin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Bartim Amrullah menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng merupakan bagian dari program stimulus ekonomi nasional tahun 2026 yang bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

“Program ini tidak hanya untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, tetapi juga sebagai upaya mengentaskan kemiskinan, mengatasi kerawanan pangan, serta mengendalikan inflasi,” ungkapnya.

Disebutkan, di Kabupaten Barito Timur, bantuan pangan akan disalurkan kepada sebanyak 7.955 Penerima Bantuan Pangan (PBP), meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan untuk alokasi Februari hingga Maret 2026, yang disalurkan sekaligus.

Penyaluran bantuan akan dilakukan di seluruh desa dan kelurahan, sementara pada kegiatan launching ini difokuskan sebagai perwakilan di wilayah Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur.

Selain penyaluran bantuan, Pemkab Bartim juga menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan, meningkatnya permintaan pangan berpotensi memicu kenaikan harga yang dapat memberatkan masyarakat, terutama kalangan kurang mampu. Oleh karena itu, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras, gula, minyak goreng, bawang, hingga telur ayam.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga terus berkomitmen mengalokasikan subsidi pangan setiap tahun sebagai langkah preventif dalam menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Melalui kerja sama semua pihak, kita harapkan upaya pengendalian inflasi dapat berjalan optimal, sehingga petani sejahtera, pedagang untung, dan masyarakat tersenyum,” demikian pesan Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (btm/eya)