FAKTA – Kolaborasi Putra Daerah, Tokoh Masyarakat, Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Bersatu (Geram) akan mendukung calon Gubernur yang akan datang, dalam Pesta Demokrasi tahun 2024.
Hal tersebut dikatakan, Ketua Geram Sumsel Lekat Gonzales, kepada media ini di lokasi jalan yang rusak, Senin (12/9/2022).
Selanjutnya dikatakan Lekat, pada prinsipnya, kami akan pasang Badan sampai titik darah penghabisan untuk memenangkan calon Gubernur Sumatera Selatan, yang akan datang dan kami telah bergabung dengan tokoh masyarakat ulama Putra Daerah, dan Mahasiswa Bersatu.
Dengan syarat calon gubernur bisa memperjuangkan tuntutan kami selaku putra Daerah, yang sekarang lagi berjibaku dengan jalan rusak dan tidak pernah kunjung selesai dan tidak teratasi.
Siang malam kami mencari dukungan, untuk segera dapat mengatasinya, termasuk menghubungi dan menemui mantan Wali akota Palembang Edy Santana Putra, yang sekarang menjabat anggota DPR RI Senayan.
“Alhamdulillah, kami dan rombong di terima di rumah pribadinya, dari paparannya, kemungkinan ada titik terang, bahwa jalan tersebut akan teratasi, karena mereka akan membawa masalah ini dengan Lementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan di Jakarta”.
Kalau perjuangan kami dan ESP berhasil, kami akan mendukung sepenuhnya dia calon gubernur Sumsel yang akan datang, karena kami yakin ia sangat berpengalaman dalam memimpin daerah.
Apapun akan kami lakukan. Karena Jalan lintas tengah(Jalinteng) memang keberadaan nya di Kabupaten Muba Namun yang melintasi Banyak daerah, seperti dari Pulau jawa, kota Medan, lubuk linggau, palembang, Jambi dan kota besar lain nya. Ujar, Lekat Gonzales.
Sementara itu, toko ulama Muba dan Toko masyarakat, Alamsyah. M.pdi. atau yang sering di sebut Ust. Coy. Mengatakan , pada awak media usai melakukan aksi damai , kami berharap permasalah jalan lintas tengah cepat selesai, kasihan terhadap masyarakat yang bebannya semakin berat.
Apalagi pasca naiknya harga BBM tentunya berdampak kepada naiknya kebutuhan bahan pokok.
“Kami hanya dapat memberikan dukungan moral, kepada para pengambil kebijakan untuk dapat memperhatikan nasib rakyat kecil, yang kehidupannya sekarang serba sulit,” ujar Ust Coy. (ito/hai)






